KPAI menilai korban kekerasan seksual kurang dilindungi

Kamis, 12 Desember 2013 - 13:36 WIB
KPAI menilai korban...
KPAI menilai korban kekerasan seksual kurang dilindungi
A A A
Sindonews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menganggap, aparat penegak hukum di Indonesia belum memberikan perlindungan hukum maksimal terhadap anak yang menjadi korban kekerasan seksual.

Ketua KPAI Badriyah Fayumi menjelaskan, para korban itu belum mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapatkan serta memadai. Para korban ini kemudian mengalami gangguan tumbuh kembang seperti trauma psikologis dan depresi yang mendalam. Paling parah, korban juga mendapat stigma negatif serta terancam mengalami penyakit kelamin dan gangguan reproduksi.

"Keluarga, sekolah dan lingkungan belum mampu melakukan pencegahan dan penanganan secara efektif, sistemik dan sinergis," kata Badriyah di sela sela acara sidang HAM III di gedung Perpustakanaan Nasional, Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Badriyah pun merasa, banyak pelaku kejahatan seksual pada anak bebas melenggang atau bahkan dihukum sangat ringan. Norma-norma hukum yang ada sangat sulit menjerat pelaku dan sangat mudah membebaskannya.

"Kebijakan dan program pemerintah yang diorientasikan untuk mencegah, menangani dan memulihkan anak dari kejahatan seksual juga belum menjadi prioritas. Keadaan ini yang menjadikan anak dalam kerentanan tertinggi dari menjadi korban maupun pelaku kekerasan seksual," jelasnya.

DPR, tambahnya, perlu menyusun sebuah UU yang memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi anak korban kejahatan seksual yang saat ini sulit terlindungi. Hal itu dikarenakan norma hukum yang tidak bisa menjerat pelaku karena kurangnya alay bukti.

"Pembuktian hukum kejahatan seksual semestinya tidak disamakan dengan kejahatan lainnya yang relatif lebih mudah dicarikan barang bukti dan saksi," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kekerasan Seksual Anak...
Kekerasan Seksual Anak di Tangsel Tinggi, Pelaku Umumnya Orang Terdekat
Posko Pengaduan Kekerasan...
Posko Pengaduan Kekerasan Seksual Dibuka, Korban Diminta Tak Takut Melapor
Kekerasan Seksual pada...
Kekerasan Seksual pada Anak di Kota Serang Masih Tinggi
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
4 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
4 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
5 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
5 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
6 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
7 jam yang lalu
Infografis
Kekerasan Seksual terhadap...
Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Korut Memprihatinkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved