Bayi penderita tumor ganas butuh pertolongan

Kamis, 12 Desember 2013 - 11:41 WIB
Bayi penderita tumor...
Bayi penderita tumor ganas butuh pertolongan
A A A
Sindonews.com - Seorang bayi berumur dua tahun bernama Reno Aditya, warga Lingkungan I, Kelurahan Bayung Lencir Indah, Kecamatan Bayung Lencir, tak hentinya menangis.

Bayi yang menderita tumor ganas tersebut, sedang terkulai lemah dan selalu memegangi kepalanya. Di bawah mata kiri, dekat hidungnya, tampak jelas benjolan sebesar bola pingpong.

Rasa sakit yang diderita bayi pasangan Lehman Peryadi dan Marmanah, itu terjadi lebih kurang 3-4 bulan belakangan. Awalnya, benjolan di bawah mata kirinya tidak terlalu besar. Namun beberapa bulan belakangan, ada kecendrungan membesar sehingga mengenai mata kirinya.

“Keseharian Reno menangis terus, bahkan tidak mau dekat sama orang selain orang tuanya,” ujar Lehman, bapak kandung Reno, kepada wartawan, Kamis (12/12/2013).

Bola matanya kini ditumbuhi daging sebesar bola pingpong yang setiap hari semakin membesar. Bulatan hitam di matanya itu, kini telah rusak dan menurut sang ayah, Reno tidak dapat melihat.

"Sebelumnya, mata Reno ada bercak merah seperti kemasukan debu, dan langsung dibawa ke rumah sakit (RS) di Jambi, kemudian sembuh," sambung Lehman.

Namun setelah kembali ke rumah dari rumah sakit tersebut, satu bulan kemudian Reno tiba-tiba demam panas dan muncul keanehan di matanya. Bercak merah yang ada di matanya beberapa waktu lalu muncul kembali dan menyerang bulatan hitam matanya. "Saya bawa ke Jambi di klinik mata, dokternya juga bilang hanya kemasukan debu," terangnya.

Namun, seiring waktu, bercak merah tersebut berubah menjadi benjolan dan terus membesar hingga akhirnya bola mata Reno ditumbuhi daging hingga keluar kelopak matanya.

Kemudian, orang tuanya membawa Reno ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) di Palembang untuk mendapatkan pengobatan. Namun alangkah terkejutnya mereka, karena dokter menyatakan kalau Reno menderita tumor ganas. “Kami bingung jika Reno harus di operasi. Karena biayanya pasti mahal,” terangnya.

Ibunda Reno, Marmanah mengaku pasrah dengan penyakit yang diderita anaknya tersebut. Sang ayah yang bekerja di perusahaan swasta dan ibunya yang hanya ibu rumah tangga, mengaku bingung dengan biaya pengobatan anaknya.

Untuk itu, dia berharap adanya uluran dari para dermawan terhadap penderitaan anaknya tersebut.
(san)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved