Wilayah perbatasan Malaysia baru miliki 3 BTS

Selasa, 03 Desember 2013 - 16:34 WIB
Wilayah perbatasan Malaysia...
Wilayah perbatasan Malaysia baru miliki 3 BTS
A A A
Sindonews.com - Tiga unit Base Transceiver Station (BTS) atau tower telekomunikasi seluler rampung di bangun di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, persisnya di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Hanya saja, tower tersebut belum bisa berfungsi, karena belum dilakukan serah terima dari TNI ke pemerintah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kaltim Abdullah Sani menjelaskan, pembangunan tiga tower tersebut dilaksanakan dengan menggunakan anggaran APBD Pemprov Kaltim. Pengerjaannya melibatkan TNI.

Tower tersebut dibangun di Desa Long Layu, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Ada juga di Desa Agung Baru, Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau. Serta di Desa Long Apari, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu.

“Pembangunan dilakukan sejak tahun 2011 lalu. Proses lelang sudah dilakukan, namun tidak ada yang mau mengikuti lelang karena kesulitan menembus lokasi pembangunannya,” kata Sani kepada wartawan, Selasa (3/12/2013).

Karena tak ada peserta lelang yang berminat, akhirnya pembangunan diserahkan ke TNI. Tni kemudian berhasil membangun tiga tower dengan menggunakan helikopter untuk mengangkut material.

“Harga normalnya satu BTS itu Rp1 miliar. Karena di perbatasan akses menuju lokasi yang tidak ada, maka satu BTS dianggarkan Rp3,5 miliar,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya menunggu proses serah terima dari TNI untuk selanjutnya melanjutkan kerjasama dengan salah satu provider telekomunikasi seluler.

“Kami sudah pernah membuat nota kesepahaman antara Gubernur Kaltim, bupati di tiga kabupaten perbatasan dan Telkomsel. Gubernur menyiapkan anggaran, bupati menyiapkan lahan dan perijinan, sedangkan Telkomsel menyiapkan jaringan dan SDM-nya,” kata Sani.

Rencananya, Pemprov Kaltim dalam lima tahun ke depan menargetkan pembangunan 50 tower BTS dengan rincian tiap tahun dibangun 10 tower. Jumlah tersebut dianggap cukup untuk menutupi daerah blank spot atau tidak sinyal.
(san)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved