Wamenkum HAM: Napi tidak kabur semua itu prestasi
Jum'at, 29 November 2013 - 11:12 WIB
Wamenkum HAM: Napi tidak kabur semua itu prestasi
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkum HAM), Denny Indrayana, menyatakan jika pengawasan terhadap narapidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) tidak mudah.
Hal itu diungkapkannya terkait insiden kaburnya dua narapidana di Lapas Batu Nusakambangan. Termasuk, terkait jebolnya teralis besi atap kamar mereka ditahan.
"Informasi yang saya terima, dua narapidana itu sudah ditangkap kembali. Pengawasan tidak mudah," ungkapnya saat diwawancarai di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (29/11/2013) pagi saat menghadiri acara konsorsium hukum.
Denny juga mengatakan bisa menjaga narapidana dengan total berjumlah 162ribu adalah suatu prestasi. "Dua kabur dibanding seratus enam puluh dua ribu. Itu enggak lari semua, sudah prestasi. Pada dasarnya, tantangan untuk ini semakin tinggi," lanjutnya.
Diketahui, dua narapidana yang sempat kabur dari Lapas Batu Nusakambangan pada Kamis (28/11), berhasil ditangkap kembali oleh petugas, Jumat (29/11) dini hari tadi.
Mereka adalah Harun (32), terpidana mati, pindahan dari Jambi. Ia warga Desa Barunalo, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi; dan Suhardi (40), terpidana seumur hidup, warga Desa Cilengsir, Kecamatan Rancah, Ciamis, Jawa Barat.
Dua terpidana kasus perampokan itu diketahui kabur dengan cara menjebol teralis atap tahanan. Petugas setempat dibantu pihak kepolisian kemudian bersama-sama melakukan pencarian.
Baca juga: 2 napi Nusakambangan yang kabur berhasil ditangkap
Hal itu diungkapkannya terkait insiden kaburnya dua narapidana di Lapas Batu Nusakambangan. Termasuk, terkait jebolnya teralis besi atap kamar mereka ditahan.
"Informasi yang saya terima, dua narapidana itu sudah ditangkap kembali. Pengawasan tidak mudah," ungkapnya saat diwawancarai di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (29/11/2013) pagi saat menghadiri acara konsorsium hukum.
Denny juga mengatakan bisa menjaga narapidana dengan total berjumlah 162ribu adalah suatu prestasi. "Dua kabur dibanding seratus enam puluh dua ribu. Itu enggak lari semua, sudah prestasi. Pada dasarnya, tantangan untuk ini semakin tinggi," lanjutnya.
Diketahui, dua narapidana yang sempat kabur dari Lapas Batu Nusakambangan pada Kamis (28/11), berhasil ditangkap kembali oleh petugas, Jumat (29/11) dini hari tadi.
Mereka adalah Harun (32), terpidana mati, pindahan dari Jambi. Ia warga Desa Barunalo, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi; dan Suhardi (40), terpidana seumur hidup, warga Desa Cilengsir, Kecamatan Rancah, Ciamis, Jawa Barat.
Dua terpidana kasus perampokan itu diketahui kabur dengan cara menjebol teralis atap tahanan. Petugas setempat dibantu pihak kepolisian kemudian bersama-sama melakukan pencarian.
Baca juga: 2 napi Nusakambangan yang kabur berhasil ditangkap
(rsa)