2014, Makassar tidak dapat DID

Kamis, 28 November 2013 - 16:24 WIB
2014, Makassar tidak...
2014, Makassar tidak dapat DID
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus gigit jari setelah gagal mendapatkan kucuran Dana Intensif Daerah (DID) tahun 2014 sekitar Rp30 miliar dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia (RI).

Juru bicara Fraksi Persatuan Nurani Hamzah Dorahim mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan hal tersebut. Menurutnya, tambahan anggaran sebesar Rp30 miliar itu sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam rangka peningkatan asumsi pelayanan dasar seperti peningkatan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan.

“Tapi sayang kita tidak dapat untuk tahun depan, ini juga bagian dari sanksi pemerintah kota atas pengelolaan keungaan dan aset daerah yang buruk, sehingga proposal yang mereka ajukan tahun ini ditolak oleh kementerian keuangan,” ungkapnya, kepada wartawan, di kantor DPRD Makassar, Kamis (28/11/2013).

Hal senada diutarakan oleh legislator Golkar Abd Wahab Tahir. Dia mengatakan, jika eksekutif ingin keciprak anggaran DID di tahun 2015 mendatang, maka saat ini mereka harus mulai membenahi semua pengeloaan aset daerah. Apalagi, dari semua bentuk kerjasamanya, aset daerah realisasinya hanya merugikan pemkot.

“Saran kami dari Fraksi Golkar, ya perbaiki tata kelola aset. Karena hampir semua aset yang dikelola oleh pihak ketiga malah merugikan pemerintah kota, diantaranya pengelolaan aset Pulau Kayangan, Terminal Kargo, tata kelola Fasum Fasos dan masih banyak lagi," paparnya.

Wahab mengungkapkan, salah satu persyaratan mutlak yang tidak bisa dipenuhi pemkot atau tidak bisa ditolelir oleh Kementerian Keuangan sehingga anggaran Rp30 miliar melayang, yakni Makassar tidak meraih predikat keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), melainkan hanya Wajar Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2013.

“Makanya, sekali lagi pemkot harus sadar diri, perbaiki pengelolaan keuangan, karena jika tahun 2014 kembali dapat penalti, pastinya ini merugikan masyarakat dan jangan sampai terbangun opini di masyarakat bahwa eksekuif hanya bermain-main dalam menjalankan roda pemerintahaan,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengungkapkan, tidak diperolehnya anggaran DID tahun ini, karena saat sosialisasi dana perimbangan beberapa waktu lalu. Peningkatan proporsi penilaian opini laporan keuangan sebagai salah satu paremeter dalam pemberian DID tidak terpenuhi.

“Itulah menyebabkan Makassar mengalami penurunan nilai yang berdampak pada alokasi DID tahun anggaran 2014 tidak kita dapat. Namun, kami berharap kiranya peningkatan opini laporan keuangan tahun 2013 dapat berdampak pada alokasi DID tahun anggaran 2015,” tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Penindakan Mal yang...
Penindakan Mal yang Abai Protokol Kesehatan Harus Bersifat Kontinu
Dewan Desak Pemkot Makassar...
Dewan Desak Pemkot Makassar Kejar Aset PSU dari Pengembang Perumahan
Masyarakat Kurang Mampu...
Masyarakat Kurang Mampu di Makassar Difasilitasi Bantuan Hukum
Dewan Bakal Kaji Kerugian...
Dewan Bakal Kaji Kerugian Penggunaan Fasum di Pasar Segar
PAD Minim, TPP ASN Pemkot...
PAD Minim, TPP ASN Pemkot Makassar Terancam Dipangkas
Pemkot Kehilangan Aset,...
Pemkot Kehilangan Aset, Kantor BPR Diambil Alih Pihak Ketiga
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
5 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
7 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
12 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
13 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
15 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
17 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved