Tak dijaga polisi, jalur Jatinegara & Gatsu diterobos

Selasa, 26 November 2013 - 17:47 WIB
Tak dijaga polisi, jalur...
Tak dijaga polisi, jalur Jatinegara & Gatsu diterobos
A A A
Sindonews.com - Walaupun telah diberlakukan denda maksimal bagi penerobos jalur bus Transjakarta sebesar Rp500 ribu. Kendati demikian, masih banyak masyarakat yang melakukan pelanggaran itu.

Dari pantauan Sindo di beberapa lokasi, masih terlihat banyaknya pengendara yang masuk jalur khusus busway. Seperti di Kiridor V jurusan Kampung Melayu Ancol, Jalan Jatinegara, Jakarta Timur kerap dilalui kendaraan selain bus Transjakarta.

Kendati demikian, tidak terlihat petugas kepolisian dijalur tersebut hanya petugas BLU Transjakarta yang bertugas menutup dan membuka gerbang. Namun, hal tersebut tidak mampu menahan kendaraan lain untuk tidak masuk.

"Kita bertugas untuk mengamankan jalur, tapi setiap gerbang kita buka mobil lain juga ikutan masuk," kata Doni petugas penjaga gerbang dari BLU Transjakarta di lokasi, Selasa (26/11/2013).

Selain di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur. Pemandangan serupa juga terlihat di Jalan Gatot Subroto atau koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) juga masih terlihat belum steril.

Terlihat pengendara sepeda motor dengan asyiknya melenggang di jalur khusus tersebut. Dari pantauan, jalur itu juga tidak terlalu dipadati oleh bus Transjakarta sehingga terlihat lengang dan memancing pengguna kendaraan pribadi untuk masuk ke dalam jalur busway itu. Di Koridor IX tersebut juga tidak terlihat petugas kepolisian.

Sementara, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan yang dilalui oleh koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) sudah mulai terlihat lengang. Dari operasi yang dilakukan oleh Subdit BinGakum hanya beberapa sepeda motor yang nekat masuk ke busway.

"Kebanyakan yang melanggar sepeda motor," kata Kasie Pelanggaran, Subdit BinGakum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sukarno.

Menurutnya, sekira 268 kendaraan dari berbagai jenis ditindak karena melakukan penerobosan busway. Penindakan tersebut juga akan dilakukan secara terus-menerus untuk mensterilisasi dari kendaraan selain bus Transjakarta.

"Penindakan disemua wilayah, dan tidak pandang bulu seluruh pelanggar akan ditilang," tegasnya.

Salah satu pelanggar Tony mengaku, pasrah ketika ditilang di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Menurutnya, dia terpaksa masuk ke Busway karena buru-buru untuk kerja karena sudah telat.

"Saya tahu ada denda maksimal, tapi saya pikir enggak ada yang jaga. Kalau emang sudah ketilang saya pasrah saja," tuturnya.

Sementara denda Rp500 ribu memang cukup berat untuk dirinya yang bekerja sebagai staf administrasi di salah satu perusahaan finance di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Walaupun begitu, dia mengaku kalau upaya sterilisasi ini sangat baik.
(mhd)
Berita Terkait
Catat! Ini Empat Jenis...
Catat! Ini Empat Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Jalan Tol
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Ribuan Pelanggaran Lalu...
Ribuan Pelanggaran Lalu Lintas Tertangkap Kamera ETLE
Kreatif tapi Kriminal!...
Kreatif tapi Kriminal! Modus Copot Pelat Nomor Belakang Biar Lolos ETLE Bikin Polisi Geram
Tips Menyalip Kendaraan...
Tips Menyalip Kendaraan Agar Kendaraan dan Nyawa Sama-sama Aman
Operasi Zebra Candi...
Operasi Zebra Candi 2020, Polres Salatiga Utamakan Tindakan Preventif
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
15 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
19 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
11 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved