Masjid dijual Rp30 M di Cirebon

Minggu, 24 November 2013 - 19:22 WIB
Masjid dijual Rp30 M...
Masjid dijual Rp30 M di Cirebon
A A A
Sindonews.com - Penjualan Masjid Teja Suar di kawasan Tuparev, Kabupaten Cirebon, rupanya pula mendapat penolakan dari warga sekitar. Di luar itu, meski masih simpang siur, beredar kabar lain masjid telah terjual seharga Rp30 miliar.

Ketua RT 01/03 Tedeng Daya, Kecamatan Kedawung, Heru Hadi Susanto mengungkapkan, sepengetahuannya masjid tersebut telah dijual dengan kisaran harga Rp11 miliar-Rp15 miliar. Namun dia memastikan, hingga kini belum ada laporan dari pemilik lahan di mana masjid itu berada, Saelan, terhadap dirinya.

"Informasi yang saya dengar, masjid sudah dijual, tapi belum ada laporan dari pemiliknya. Padahal seharusnya lapor ke Ketua RT kalau sudah dijual," tutur dia, Minggu (24/11/2013).

Dia menyebut, penjualan masjid telah meresahkan warga sekitar, khususnya tokoh-tokoh muslim. Mereka rata-rata menolak mengingat lokasinya sebagai tempat ibadah. Sebagai ketua RT, dia sendiri belum pernah bertemu Saelan.

Namun menurut informasi, Saelan sempat menyampaikan kepada tokoh ulama sekitar yang dijualnya bukanlah masjid melainkan tanah milik pribadinya. "Saya dapat laporan, pemiliknya bilang begitu 'saya tidak jual masjid, hanya jual sebidang tanah saya'. Memang masjidnya berdiri di atas lahan milik Pak Saelan," kata dia menirukan laporan warga.

Sementara Camat Kedawung Azhar Riyadi justru mengeluarkan pernyataan sebaliknya, masjid tersebut belumlah dibeli. Menurut dia, sejauh ini belum ada arsip jual-beli atas Masjid Teja Suar di Kecamatan.

Namun, dia tak menampik warga menentang penjualan itu mengingat masjid tersebut telah menjadi salah satu ikon lingkungan sekitar. Bahkan, dikatakannya masyarakat siap menggalang dana apabila masjid dijual.

"Warga dan DKM Teja Suar bahkan ada rencana menawarkan masjid kepada pemilik salah satu ponpes yakni Nurussidiq di Kabupaten Cirebon. Kalau tidak bisa, warga akan galang dana sendiri untuk membelinya," beber dia.

Serupa dengan Heru, Azhar pun mengaku belum pernah bertemu dengan Saelan. Komunikasi terkait hal tersebut selama ini dijalinnya dengan DKM Teja Suar.

Terpisah, salah satu jemaah masjid, Agus S menyatakan, masjid telah dijual kepada salah satu perusahaan otomotif terkemuka seharga sekitar Rp30 miliar setidaknya dua bulan lalu. Meski begitu, penjualan masjid dikatakan dia, sama sekali tak salah karena milik pribadi.

"Status tanahnya kan milik perorangan, bagi pembeli tidak masalah. Masyarakat sekitar memang menolak, tapi tetap saja iu milik pribadi," ujar dia.

Dia sendiri mengakui informasi di lokasi masjid itu akan dibangun dealer besar. Sebelumnya, penjualan masjid telah mengundang keprihatinan dan ditentang keras umat Islam di Cirebon.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat, Eman Suryaman bahkan sempat meminta Pemkab Cirebon turun tangan dan menolak perizinan perubahan peruntukan masjid pasca dibeli. Pihaknya sendiri menyeru umat Islam untuk membeli kembali masjid milik pribadi tersebut. Namun Sekda Kabupaten Cirebon Dudung Mulyana menyatakan, tak mungkin membelinya karena bernilai besar.
(lal)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
27 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved