Diserang TNI, Polres Karawang belum hitung kerugian
Selasa, 19 November 2013 - 20:56 WIB
Diserang TNI, Polres Karawang belum hitung kerugian
A
A
A
Sindonews.com - Kapolres Karawang, AKBP Tubagus Ade Hidayat, mengatakan jika jumlah korban luka anggotanya yang dilukai oknum TNI dari Yonif 305 Telukjambe berjumlah enam orang.
Meskipun begitu, ia hingga kini belum tahu kondisi terbaru para korban karena pihaknya belum melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Cito, Karawang.
"Korban itu kita belum tahu kondisinya seperti apa belum kita cek dan beberapa mungkin bisa pulang. Sekarang kondisinya masih dalam perawatan," terangnya, Selasaa (19/11/2013).
Sementara untuk kerugian materi pihaknya tidak dapat memastikan berapa total keseluruhan akibat terjadinya kerusakan yang terjadi di Pos Gatur di Jalan Ahmad Yani.
"Kerugian materi sendiri belum ada, karena baru kejadian tapi yang penting itu adalah bukan nilai kerugiannya tetapi situasi kita kembalikan (normal) dan masing-masing pihak bisa mengendalikan diri, jadi untuk kerugian sendiri jumlahnya belum kita hitung," katanya.
Sementara untuk penanganan oknum Brimob sendiri pihaknya akan melakukan tindakan dengan melakukan penelitian pemicu terjadinya kejadian tersebut.
"Tindakan selanjutnya dengan diturunkannya semua pihak, untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengapa ini bisa terjadi, yang utamanya situasi bisa dikendalikan karena kejadiannya ini barusan saja," katanya.
Pihaknya berharap, kedepan keselahpahaman antara Brimob dengan anggota Batalion dapat cepat berakhir. "Mudah-mudahan kesalahpahaman ini berakhir," tutupnya.
Baca juga: Diserang TNI Yonif 305, polisi tak melawan
Anggota TNI sempat lindas polisi dengan sepeda motor
Meskipun begitu, ia hingga kini belum tahu kondisi terbaru para korban karena pihaknya belum melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Cito, Karawang.
"Korban itu kita belum tahu kondisinya seperti apa belum kita cek dan beberapa mungkin bisa pulang. Sekarang kondisinya masih dalam perawatan," terangnya, Selasaa (19/11/2013).
Sementara untuk kerugian materi pihaknya tidak dapat memastikan berapa total keseluruhan akibat terjadinya kerusakan yang terjadi di Pos Gatur di Jalan Ahmad Yani.
"Kerugian materi sendiri belum ada, karena baru kejadian tapi yang penting itu adalah bukan nilai kerugiannya tetapi situasi kita kembalikan (normal) dan masing-masing pihak bisa mengendalikan diri, jadi untuk kerugian sendiri jumlahnya belum kita hitung," katanya.
Sementara untuk penanganan oknum Brimob sendiri pihaknya akan melakukan tindakan dengan melakukan penelitian pemicu terjadinya kejadian tersebut.
"Tindakan selanjutnya dengan diturunkannya semua pihak, untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengapa ini bisa terjadi, yang utamanya situasi bisa dikendalikan karena kejadiannya ini barusan saja," katanya.
Pihaknya berharap, kedepan keselahpahaman antara Brimob dengan anggota Batalion dapat cepat berakhir. "Mudah-mudahan kesalahpahaman ini berakhir," tutupnya.
Baca juga: Diserang TNI Yonif 305, polisi tak melawan
Anggota TNI sempat lindas polisi dengan sepeda motor
(rsa)