Kerap dipakai mesum, Pemkot Semarang diimbau razia warnet

Minggu, 17 November 2013 - 22:50 WIB
Kerap dipakai mesum,...
Kerap dipakai mesum, Pemkot Semarang diimbau razia warnet
A A A
Sindonews.com - Polrestabes Semarang akan terus menggelar razia warung internet (warnet) atau game online, yang kerap disalahgunakan untuk praktik mesum.

Sanksi pidana akan dijatuhkan kepada pengelola warnet yang tetap membandel. Hal ini menyusul razia rutin yang dilakukan petugas, tak terkecuali pada Jumat 15 November 2013, petugas mendapati empat pasangan muda-mudi, asyik berbuat mesum di balik bilik warnet.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono menegaskan, agar pengelola warnet segera mengubah fungsi awalnya, sesuai dengan perizinan yang dibuat.

"Jangan memasang bilik-bilik yang tinggi, apalagi tertutup. Itu jelas mengindikasi pengawasan yang lemah dan kerap disalahgunakan. Potong biliknya, agar lebih pendek, supaya mudah diawasi," ungkapnya di Mapolrestabes Semarang, Minggu (17/11/2013).

Sanksi pidana, kata Djihartono, akan diambil jika masih ada pengelola warnet yang masih nekat. Saat ini pengelola warnet yang kedapatan biliknya digunakan untuk mesum, ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana pasal 296 KUHP.

"Untuk empat pasang muda-mudi yang sebelumnya terjaring razia, sudah kami periksa sebagai saksi. Kami tentu segera periksa pengelolanya," lanjutnya.

Djihartono mengatakan, tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa warnet atau game online yang masih membandel. "Kami memang tidak bisa razia atau datangi semuanya dalam satu atau dua malam. Tapi razia akan terus kami lakukan, waktu dan tempatnya tentu bisa sewaktu-waktu," jelasnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Tengah ini juga berharap, otoritas terkait, dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera menindaklanjuti warnet yang sudah dirazia pihaknya. "Agar segera ditertibkan," tegasnya.

Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Wika Hardianto menambahkan, saat ini sudah ada dua warnet yang dipolice line. "Di Ngaliyan dan di Jalan Arteri Soekarno - Hatta, sudah dipolice line. Kami tutup sementara, agar bisa cepat ditindaklanjuti," jelasnya.

Tindakan memasang police line di dua warnet itu, kata Wika, juga dilakukan sebagai sarana pembinaan agar tidak lagi berulang kejadian serupa. "Biliknya digunakan untuk berbuat mesum. Dua pengelola dipidana, proses hukum terus jalan," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Razia di Apartemen Wilayah...
Razia di Apartemen Wilayah Bekasi, Petugas Amankan Pasangan di Luar Nikah
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Adegan Mesum di Halte Kramat
Asyik Mesum saat PPKM...
Asyik Mesum saat PPKM Darurat, Pasangan Sejoli Terjaring Petugas
Puluhan Pasangan Mesum...
Puluhan Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Bone Selama Ramadhan
Razia PSBB di Tangsel,...
Razia PSBB di Tangsel, Enam Pasang ABG Diciduk di Kamar Hotel
Pasangan Mesum di Kuburan...
Pasangan Mesum di Kuburan China Ternyata Berusia di Atas 40 Tahun
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
19 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
Drone Granat, Senjata...
Drone Granat, Senjata Baru Rusia Siap Dipakai di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved