Perayaan Asyura diserang, polisi bantah kecolongan

Jum'at, 15 November 2013 - 20:15 WIB
Perayaan Asyura diserang,...
Perayaan Asyura diserang, polisi bantah kecolongan
A A A
Sindonews.com - Polda Sulselbar membantah pihaknya kecolongan terkait kasus penyerangan terhadap peserta perayaan asyura di Kampus SMK Darussalam Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kec Biringkanaya, Kamis (14/11) lalu.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi menegaskan, sejak awal dalam kegiatan itu personel kepolisian telah disiagakan untuk mengantisipasi adanya hal-hal tak diinginkan di sekitar TKP.

Personel pengamanan yang ditugaskan tersebut terdiri dari gabungan Polrestabes Makassar dan Polsekta Biringkanaya.

"Siapa bilang polisi kecolongan? Itu tidak benar. Ada kok anggota kita yang berjaga di TKP sejak dimulainya acara perayaan asyura itu," akunya, Jumat (15/11/2013).

Menurut Endi, penyerangan yang dilakukan oleh seratusan anggota beberapa ormas itu terjadi setelah selesai kegiatan di Aula SMK Darussalam.

"Pelaku penyerangan datang saat acara sudah bubar dan mengejar peserta yang ada," katanya.

Akibat penyerangan yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu, sebanyak tiga orang dilaporkan luka-luka. Dua di antaranya mengalami pendarahan serius di kepala, dan satu orang siswa terkena anak panah di tangan kirinya.

Ketiga korban masing-masing Hasyim (33) warga asal Kab Gowa, Anto (28), warga Jalan Rappocini, dan Mirna (15) siswi SMK Darussalam yang terkena anak panah pada telapak tangannya.

Kabid Humas Polda menegaskan, siapapun pelaku penyerangan tersebut, pihak kepolisian berjanji akan mengusutnya secara tuntas.

Para pelaku dijerat melanggar Pasal 170 KUHP tentang penyerangan secara bersama-sama dan Undang-Undang Darurat tengah menguasai dan membawa senjata tajam.

"Kasus ini dipastikan diusut. Ini pelanggaran hukum dan main hakim sendiri," bebernya.

Kapolsekta Biringkanaya Kompol Akbar Setiawan yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari panitia penyelenggara dan korban yang terluka dalam penyerangan tersebut.

Akbar mengungkapkan, dalam kasus itu, pihak kepolisian harus berhati-hati, jangan sampai bisa menyebabkan konflik SARA di tengah masyarakat.

"Kita masih menyelidikinya dek, termasuk saksi serta korban di TKP untuk menelusuri asal usul pelaku penyerangan di SMK Darussalam," kata Akbar.

Diberitakan, insiden penyerangan ini berawal saat sekitar 200 orang menggelar dzikir dan doa memperingati azyura di aula kompleks sekolah yang dimulai sejak pukul 14.00 Wita.

Namun pada sekitar pukul 17.00 Wita, tanpa dinyana muncul seratusan warga yang membawa poster, mendesak agar kegiatan tersebut dibubarkan karena dinilainya sesat.

Entah apa penyebabnya, tiba-tiba kelompok warga tersebut mengejar seluruh peserta dan dikeroyok di dalam kompleks sekolah.

Bahkan, beberapa di antara kelompok penyerang, juga dilengkapi anak panah dan dilepaskannya ke arah kerumunan warga.
(lns)
Berita Terkait
Gempar, Pria di Maros...
Gempar, Pria di Maros Minta Izin Presiden Jokowi Buat Aliran Kepercayaan Baru ‘Tilaco’
Antisipasi Munculnya...
Antisipasi Munculnya Aliran Sesat, Kejari Sinjai Gelar Rakor Pakem
PBNU Minta Pemerintah...
PBNU Minta Pemerintah Serius Tangani Aliran Bab Kesucian di Gowa
Korban Tewas Aliran...
Korban Tewas Aliran Sesat Kenya Capai 95 Orang, 8 di Antaranya Anak-anak
Heboh Ada Aliran Almahdi...
Heboh Ada Aliran Almahdi di Lampung Utara, Anggota Wajib Setor Uang Bulanan
3 Film tentang Nabi...
3 Film tentang Nabi Palsu, Nomor 2 Terinspirasi Fenomena Aliran Sesat di Indonesia
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
55 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved