Gubernur Bali didesak cabut SK Reklamasi Teluk Benoa

Rabu, 13 November 2013 - 01:24 WIB
Gubernur Bali didesak...
Gubernur Bali didesak cabut SK Reklamasi Teluk Benoa
A A A
Sindonews.com - Berbagai elemen masyarakat mendesak Gubernur Bali Made Mangku Pastika segera mencabut 1727/01-B/HK/2013 tentang Pemberian Izin Studi Kelayakan Rencana Pemanfaatan, Pengembangan, dan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa Kabupaten Badung.

Elemen masyarakat yang tergabung dalam gerakan ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi) meminta gubernur konsisten dengan sikapnya yang sebelumnya berjanji untuk mencabut SK yang diberikan kepada PT. Tirta Wahana Bali Internasional (PT. TWBI) yang berlaku selama dua tahun.

FroBali menilai, pernyataan terakhir Gubernur Pastika saat menerima kunjungan Komisi X DPR-RI (29/10), telah menerima hasil kajian Unud yang menyatakan, Teluk Benoa tidak layak direklamasi dan menjamin reklamasi tidak akan reklamasi, faktanya kontradiktif.

Gubernur Bali justru ngotot tidak mencabut SK tersebut, meskipun sebelumnya pada 28 Agustus 2013, DPRD Bali telah mencabut rekomendasi DPRD Propinsi Bali No.660/14278/DPRD tertanggal 20 Desember 2012.

Sejatinya, DPRD Bali sebagai badan legislatif telah pula mencabut rekomendasinya kepada badan eksekutif (Gubernur Bali) untuk memberikan kesempatan kepada PT. TWBI melakukan kajian atau studi kelayakan di Teluk Benoa.

"Kami menemukan sikap inkonsistensi dan sikap yang tidak satya wacana dari gubernur," ujar aktivis ForBali yang juga Deputi Direktur Walhi Bali Suriadi Darmoko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/11/2013).

Pada pertemuan 3 Agustus 2013, Pastika bahkan sudah secara jelas menyatakan menolak reklamasi. Demikian pula, banyak penolakan keras dari masyarakat Tanjung Benoa terhadap rencana reklamasi.

Mereka menuntut DPRD Provinsi Bali untuk segera menerbitkan rekomendasi agar Gubernur Made Mangku Pastika secepatnya mencabut SK tentang Izin Studi Kelayakan Rencana Pemanfaatan, Pengembangan, dan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa.

Juga, segera merekomendasikan agar Gubernur menghentikan kebijakan mereklamasi Teluk Benoa, dan menerapkan kebijakan konservasi di Teluk Benoa.

Pihaknya menuntut, gubernur memenuhi janjinya dan bersikap satya wacana, dengan segera mencabut berlakunya SK Gubernur Nomor 1727/01-B/HK/2013 dan menghentikan berlakunya SK terdahulu, yakni SK Gubernur Bali Nomor 2138/02-C/HK/2012.

Selain itu, gubernur diminta tidak lagi melakukan pembohongan publik, tidak lagi melakukan tindakan-tindakan pembohongan hukum, seperti pada tindakan mencabut SK 2138 dengan menerbitkan SK yang secara substansi tidak berbeda dan mengeluarkan aturan apapun dalam usaha melakukan reklamasi di Teluk Benoa.

"ForBali menuntut Gubernur Bali untuk meminta maaf kepada masyarakat Bali karena telah melakukan pembohongan publik atas keberadaan SK Nomor 2138/02-CL/HK/2012 tentang Izin Rencana Pemanfaatan dan Pengembangan Kawasan Perairan Teluk Benoa tertangal 26 Desember 2012," imbuhnya.

ForBALI menuntut dihentikannya seluruh upaya untuk melegalisasi reklamasi Teluk Benoa, termasuk pula menghentikan segala upaya penerbitan peraturan yang mengadopsi kepentingan reklamasi di Teluk Benoa.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved