Kriminolog Riau menduga Brigadir Zeppy lakukan razia ilegal

Senin, 11 November 2013 - 13:17 WIB
Kriminolog Riau menduga...
Kriminolog Riau menduga Brigadir Zeppy lakukan razia ilegal
A A A
Sindonews.com - Penikaman hingga tewas yang menimpa Brigadir Zeppy anggota Polantas Polres Pelalawan saat menggelar razia kendaraan masih diselidiki.

Namun razia yang digelar Brigadir Zeppy pada dini hari dan hanya seorang dir itu justru menjadi pertanyaan besar.

Kriminolog Riau Dr Sahrul Akmal Latif menduga, kemungkinan anggota polisi itu melakukan razia secara ilegal.

"Pertama razia dilakukan seorang diri. Karena seharusnya operasi razia legal itu dilakukan lebih dari satu orang. Ini diperlukan untuk menjaga hal yang tidak diinginkan. Kedua, jam saat operasi razia jam 4 subuh ini juga dipertanyakan. Kemudian tidak dilengkap savety seperti senjata. Jadi diduga ini razia ilegal," duga Syahrul yang juga dosen di Universitas Islam Riau kepada okezone Senin (11/11/2013).

Terkait penikaman itu, ada beberapa kemungkinan pelaku nekat melakukan penikaman. Pertama kemungkinan korban dalam menjalankan tugas di luar Standar Operasional (SOP). Dimana polisi harus ramah, sopan tetapi tetap harus tegas.

"Kemudian kemungkinan lainnya, antara korban dan pelaku saling kenal. Puncaknya kemarin itu sebagai bahan pelampiasan. Kemudian pelaku diduga dalam kondisi tidak normal seperti mabuk. Jadi seharusnya sebagai seorang polisi, dia harus mengerti kejiawaan seseorang yang dihadapi sehingga bisa terhindar dari hal yang membahayakan dirinya," tukasnya.

Namun demikian Syahrul menyebut, polisi harus segera menangkap dan memroses pelaku penikaman itu.

Sementara itu Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriadi yang dikonfirmasi membantah hal tersebut.

"Razia oleh Brigadir Zeppy itu legal. Dia sedang melakukan tugas operasi zebra," tandasnya.

Seperti diketahui Brigadir Zeppy tewas ditikam saat melakukan razia sekitar pukul 4.00 WIB di pos polisi di Pangkalan Lesung, Pelalawan. Brigadir Zeppy tewas dengan tujuh tusukan oleh pengendara motor yang tidak mau ditilang korban.
(lns)
Berita Terkait
Korban Penyerangan,...
Korban Penyerangan, Kondisi Wakapolres Karanganyar dan Sopirnya Membaik
Pelaku Penyerangan Wakapolres...
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Setelah Ditembak 3 Kali
Rusak Diserang Massa,...
Rusak Diserang Massa, Polisi dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Mapolsek Sugai Pagu
Wakapolres Karanganyar...
Wakapolres Karanganyar Selamat dari Serangan OTK
Briptu Mario Sanoy Gugur...
Briptu Mario Sanoy Gugur Dibunuh di Dalam Pos Polisi yang Diserang Sejumlah Orang
Penjagaan Diperketat...
Penjagaan Diperketat Usai Penyerangan Polisi di Cemoro Kandang
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
12 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
12 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved