2 tersangka perakit bom DPO kasus pencurian

Jum'at, 08 November 2013 - 20:03 WIB
2 tersangka perakit...
2 tersangka perakit bom DPO kasus pencurian
A A A
Sindonews.com - Nama dua tersangka kasus kepemilikan bahan peledak Erasmus Ardian Jati Nugroho (32), dan Rival Dwi Kuncoro (20), ternyata masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian di kantor distributor produk teh Tong Jie di Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan nilai kerugian Rp38 juta. Uang hasil curiannya itu diduga digunakan untuk berbelanja bahan-bahan pembuat bom.

“Keduanya juga jadi incaran Polres Kabupaten Sukoharjo karena mencuri uang di tempat kerjanya. Kasus ini awalnya ditangani Polsek Kartasura. Saat di tempat kerja, Erasmus dipercaya sebagai sopir dan Rival sebagai office boy,” kata Pejabat Humas Polresta Surakarta, AKP Sis Raniwati, di Solo, Jumat (8/11/2013).

Kepada penyidik, dua tersangka mengaku mencuri uang perusahaan di Jalan Tiga Negeri No 17 RT 1/ RW XVII Makamhaji, Sukoharjo beberapa bulan lalu. Keduanya kabur setelah sukses mendapatkan uang yang selama ini diincarnya.

Disebutkan, tersangka mengaku sakit hati karena dituduh mencuri sandal milik karyawan lain, hingga mengancam posisinya di perusahaan tersebut. Dengan uang puluhan juta itu, bahan-bahan peledak dibeli secara bertahap di beberapa toko kimia dan toko online.

Tak hanya itu, bom hasil racikan sendiri ini rencananya juga akan dipakai beraksi di daerah lain. Mereka mempelajari pembuatan bom dari dunia maya dan akan mengunggah hasil karyanya berupa rekaman ke laman situs youtube.com.

Adapun sisa uang curian dibelikan sepeda motor Suzuki Satria.

Sis Raniwati mengatakan, dua tersangka hingga hari ini masih mendekam di sel tahanan Mapolresta Surakarta.

“Kasus kepemilikan bahan peledak akan ditindaklanjuti terlebih dahulu dengan segala langkah pengembangannya di penyidik Satreskrim Solo. Setelah itu atau mungkin bisa simultan, Polresta Sukoharjo juga melakukan tindakan hukum kepada mereka,” kata dia.
(lns)
Berita Terkait
Warga Boyolali Temukan...
Warga Boyolali Temukan Granat saat Sedang Gali Talut Makam
Black Sky Aerospace...
Black Sky Aerospace Berhasil Produksi Amonium Perklorat untuk Rudal
Polisi Tangkap Pemasok...
Polisi Tangkap Pemasok Bahan Peledak di Bali
Warga Temukan Mortir...
Warga Temukan Mortir di Gunung Buttu, TNI Amankan untuk Pemeriksaan
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap Puluhan Tersangka dan Sita Ratusan Kilogram Bahan Petasan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved