Gerebek 2 lokalisasi di Denpasar, 17 PSK diciduk
Rabu, 30 Oktober 2013 - 09:50 WIB
Gerebek 2 lokalisasi di Denpasar, 17 PSK diciduk
A
A
A
Sindonews.com - Petugas gabungan menggerebek dua lokalisasi di Denpasar dan menangkap 17 wanita pekerja seks komersial yang tengah mangkal menunggu pria hidung belang.
Dalam razia yang digelar Selasa 29 Oktober 2013 malam, Tim Gabungan terdiri dari Sat Pol PP Denpasar, Pol PP Propinsi Bali, unsur TNI, Polri, Pecalang Kota Denpasar, dan Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kota Denpasar,
Mereka mendatangi dua lokalisasi yakni di seputaran Kawasan Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, dan Kawasan Jalan Danau Tempe, Desa Sanur Kauh Denpasar.
Kasatpol PP Denpasar I.B Alit Wiradana yang memimpin operasi mengaku geram dengan makin menjamurnya PSK yang mangkal di lokalisasi di Kota Denpasar.
Dia menduga, Bali diserbu para PSK dari luar daerah pasca ditutupnya salah satu lokalisasi di Jawa Timur.
Lokasi pertama disisir petugas adalah tempat remang-remang yang dikenal nama Jagung I di kawasan Padanggalak.
“Kami tindak tegas PSK yang melanggar ketertiban umum dan menjadi penyakit masyarakat,” tukas Alit Wiradana.
Petugas melanjutkan gerakannya ke lokasi kedua di kawasan Danau Tempe yang menyasar dua rumah dan berhasil mengamankan empat PSK.
Penertiban rutin dilaksanakan lantaran banyaknya keluhan masyarakat atas praktik sisi gelap dunia malam di Denpasar itu.
Yang lebih membahayakan lagi kata dia, semakin meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Denpasar.
"Ini juga sebagai langkah antisipasi pasca ditutupnya lokalisasi di Jawa Timur," imbuhnya.
17 PSK tersebut digelandang ke Kantor Satpol PP Denpasar untuk diberikan pembinaan.
Pihakya akan terus melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang dicurigai tempat mangkalnya PSK, serta berharap pihak Desa dapat terus melakukan koordinasi dan komunikasi dalam menekan penyakit masyarakat.
Dalam razia yang digelar Selasa 29 Oktober 2013 malam, Tim Gabungan terdiri dari Sat Pol PP Denpasar, Pol PP Propinsi Bali, unsur TNI, Polri, Pecalang Kota Denpasar, dan Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kota Denpasar,
Mereka mendatangi dua lokalisasi yakni di seputaran Kawasan Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, dan Kawasan Jalan Danau Tempe, Desa Sanur Kauh Denpasar.
Kasatpol PP Denpasar I.B Alit Wiradana yang memimpin operasi mengaku geram dengan makin menjamurnya PSK yang mangkal di lokalisasi di Kota Denpasar.
Dia menduga, Bali diserbu para PSK dari luar daerah pasca ditutupnya salah satu lokalisasi di Jawa Timur.
Lokasi pertama disisir petugas adalah tempat remang-remang yang dikenal nama Jagung I di kawasan Padanggalak.
“Kami tindak tegas PSK yang melanggar ketertiban umum dan menjadi penyakit masyarakat,” tukas Alit Wiradana.
Petugas melanjutkan gerakannya ke lokasi kedua di kawasan Danau Tempe yang menyasar dua rumah dan berhasil mengamankan empat PSK.
Penertiban rutin dilaksanakan lantaran banyaknya keluhan masyarakat atas praktik sisi gelap dunia malam di Denpasar itu.
Yang lebih membahayakan lagi kata dia, semakin meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Denpasar.
"Ini juga sebagai langkah antisipasi pasca ditutupnya lokalisasi di Jawa Timur," imbuhnya.
17 PSK tersebut digelandang ke Kantor Satpol PP Denpasar untuk diberikan pembinaan.
Pihakya akan terus melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang dicurigai tempat mangkalnya PSK, serta berharap pihak Desa dapat terus melakukan koordinasi dan komunikasi dalam menekan penyakit masyarakat.
(lns)