Perubahan belum hadir di kehidupan Indonesia

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 00:01 WIB
Perubahan belum hadir...
Perubahan belum hadir di kehidupan Indonesia
A A A
Sindonews.com - Kepemimpinan di Indonesia dinilai belum mengelola potensi dengan benar. Bukti nyatanya ialah belum terjadi perubahan dalam kehidupan rakyat Indonesia.

"Masyarakat kita belum mendapat perlindungan yang seharusnya dan memiliki kesejahteraan yang layak. Ini menandakan perubahan belum hadir dalam kehidupan kita," ujar Ketua Umum Partai Hanura Jend TNI (Purn) Dr H Wiranto SH di Auditorium MM UGM, Kamis (24/10/2013) .

Dalam acara diskusi dengan tema Mahasiswa Mencari Pemimpin Bangsa, mantan Panglima TNI ini menuturkan, kondisi yang melingkupi Indonesia saat ini merupakan buah dari pusaran kesalahan yang terjadi selama ini.
Menurutnya, pusaran kesalahan tersebut bersumber dari kesalahan memilih pemimpin.

"Yang perlu dibenahi ialah hulunya yakni partai politik (parpol). Meski saya sendiri pemimpin parpol, saya akui pola rekruitmen para calon pemimpin bangsa kita selama ini lemah. Dalam hal ini yang harus bertanggung jawab tentu parpol karena mereka yang menyeleksi para kader-kader pemimpin," tegasnya.

Wiranto bahkan menuturkan, parpol di Indonesia telah gagal membangun kader pemimpin yang bisa memberikan perubahan bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Di lain pihak, pendidikan dan pelatihan terhadap para calon pemimpin yang direkrut juga sangat kurang dilakukan parpol. Belum lagi sistem seleksi lewat pemilu yang dilakukan untuk pejabat legislatif dan eksekutif.

"Sistem yang dijalankan oleh KPU/KPUD ini juga bermasalah. Akhirnya membuat pemimpin legislatif maupun eksekutif baik yang di pusat maupun di daerah terpilih kurang memiliki kompetensi. Karena kurangnya kompetensi, kebijakan yang diambil pun lemah. Ini semualah yang saya sebut pusaran kesalahan," jelasnya.

Ditambahkan Wiranto, perubahan hanya mampu dicapai jika manajemen yang dilakukan baik dan benar. Namun, tanpa kepemimpinan yang benar, perubahan tidak mungkin terjadi. Baginya, perubahan berarti menawarkan harapan. Dan sebagai negara yang kaya dengan potensi baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, Indonesia mampu menjadi negara yang besar dan kuat.

"Jika saya lihat, saat ini ada jarak antara tujuan nasional dengan kondisi nyata sekarang. Dan hanya kebijakan yang bisa menjembatani keduanya. Karenanya kebijakan yang diambil haruslah baik dan merupakan absorbsi dari keinginan masyarakat, sehingga jarak tujuan nasional dan kondisi nyata bisa diminimalisir bahkan dihilangkan," katanya.

Untuk itu, pria kelahiran Blunyahgede, Yogyakarta ini mengungkapkan, perlu dilakukan pembenahan terhadap parpol, sistem pemilu, pemimpin yang sudah terpilih dan berkuasa.

"Pemimpin yang dipilih oleh rakyat secara langsung julukannya pemimpin rakyat. Pemimpin rakyat tentunya peduli pada rakyat dan berdialog dengan rakyat. Namun kenyataannya sebagian besar pemimpin rakyat sekarang berubah menjadi pembesar dan penguasa," imbuhnya.
(lns)
Berita Terkait
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
1 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
11 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
11 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
12 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
13 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved