Polisi pukul tukang becak, kenaikan pangkat ditunda

Kamis, 17 Oktober 2013 - 15:36 WIB
Polisi pukul tukang...
Polisi pukul tukang becak, kenaikan pangkat ditunda
A A A
Sindonews.com - Pelaku pemukulan terhadap seorang tukang becak di Babakan Ciparay 4 September lalu, Aiptu T, divonis bersalah dalam sidang disiplin yang digelar di Gedung Propam Polrestabes Bandung.

Dalam persidangan, T mengaku pemukulan itu dilakukannya dengan tidak sadar. Pasalnya saat itu dia tengah mengkonsumsi minuman keras.

"Saya tidak sadar. Karena saat itu baru minum bir sama teman-teman sejak sore," tuturnya saat ditanya oleh ketua pengadil yang juga menjabat sebagai Wakapolrestabes Bandung, AKBP Awal Chaeruddin, Kamis (17/10/2013).

Namun hal itu disanggah oleh penuntut sekaligus pemeriksa T. "Tidak hanya bir, tapi juga miras jenis Chivas," beber penuntut.

Menurutnya, dia baru sadar dari pengaruh miras saat digiring ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan. Meski demikian, T mengaku menyesal telah melakukan pemukulan terhadap tukang becak tersebut.

Sebagai rasa tanggung jawabnya, T telah memberikan uang pengobatan sebesar Rp500 ribu. Sementara untuk kasusnya sendiri telah diselesaikan secara musyawarah.

Meski sudah ada etiket, namun Awal tetap memvonis T dengan hukuman 21 hari Penempatan Khusus (Patsus) dan penundaan kenaikan pangkat selama satu periode.

Usai persidangan, Awal menegaskan jika sidang disiplin akan seterusnya terbuka untuk umum. Hal ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat terhadap laporan polisi 'nakal' tetap ada.

Selain menyidangkan Aiptu T, pihaknya juga mengadili sekitar 25 anggota yang 'nakal'.

"Vonisnya beragam mulai penundaan pangkat, penundaan kenaikan gaji, demosi, atau patsus," jelasnya.

Disinggung mengenai kasus apa saja yang disidang, Awal mengatakan hal itu beragam. Mulai dari penipuan, penganiayaan, narkoba, dan lalai dalam bekerja.

"Untuk pangkat juga beragam, ada yang bintara bahkan tadi ada perwira setingkat Kompol," terangnya.
(lns)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
4 menit yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
9 menit yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
34 menit yang lalu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
59 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
1 jam yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Rabu 17 Desember Pukul 07.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved