Seluruh terminal bayangan di Solo bakal ditertibkan

Kamis, 10 Oktober 2013 - 15:12 WIB
Seluruh terminal bayangan...
Seluruh terminal bayangan di Solo bakal ditertibkan
A A A
Sindonews.com - Sejumlah terminal bayangan yang ada di Kota Solo bakal ditertibkan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo. Pasalnya, terminal bayangan tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum dan bersifat ilegal.

Kasubag Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)Terminal Tirtonadi, Eko Agus Susanto, menyebutkan setidaknya ada beberapa titik terminal bayangan yang ada di Kota Solo. Diantaranya tersebar di Jalan Ahmad Yani, Jalan Slamet riyadi serta kawasan luar Terminal Tirtonadi.

Pihaknya menyebutkan penertiban itu harusnya bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Mengingat kondisi terminal bayangan tersebut sudah meresahkan warga dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar terminal bayangan tersebut. Selain itu dengan banyaknya kendaraan yang berhenti di terminal bayangan bisa mengurangi jumlah penumpang yang masuk ke dalam terminal.

Eko mengatakan, adanya terminal bayangan tersebut membuat banyak Bus Antar Kota dan Antar Propinsi (AKAP) yang justru menaik-turunkan penumpang di terminal bayangan. Padahal sesuai aturan, Bus AKAP tidak boleh menaik-turunkan penumpang di luar terminal.

“Harus kita tindak keberadaan terminal bayangan itu. Banyaknya terminal bayangan bisa menyebabkan jalanan macet dan mengganggu ketertiban,” ucapnya, Kamis (10/10/2013) siang.

Dalam penertiban tersebut, nantinya para penjual tiket di terminal bayangan bakal dimintai surat izin usaha. Jika tidak terbukti memiliki, bisa dipastikan itu semua ilegal. Nantinya agen-agen tiket itu segera dimasukkan ke dalam los ataupun kios di kompleks terminal. Sehingga tidak akan mengganggu lalu lintas di luar terminal.

Sementara itu, salah seorang pemilik agen tiket di kawasan terminal bayangan Jalan Ahmad Yani, Sutanto, menyebutkan pihaknya mengaku enggan jika diminta masuk ke dalam terminal. Pasalnya jika sudah berada di terminal, saingannya cukup banyak. Sehingga ia merasa takut akan sepi pembeli.

"Lagian tempat usaha kami di sini sudah dikenal orang banyak, kan enggak mungkin juga kami pindah, nanti kami malah kehilangan pelanggan," tuturnya.
(rsa)
Berita Terkait
Gibran Rakabuming Tinjau...
Gibran Rakabuming Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Gede
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Pengawasan Coklit Pilwalkot...
Pengawasan Coklit Pilwalkot Solo, Bawaslu Kantongi 1.000 Temuan
Anggota DPRD Kota Solo...
Anggota DPRD Kota Solo Positif COVID-19 Hadiri Pelantikan Walikota, Begini Kata Gibran
2 Keturunan Raja Solo...
2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Dua Putri Raja Akhirnya...
Dua Putri Raja Akhirnya Bisa Keluar Keraton Setelah Dikurung Tiga Hari
Berita Terkini
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
26 menit yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
1 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved