Warga Parungmulya minta Pambes diakui

Rabu, 09 Oktober 2013 - 16:50 WIB
Warga Parungmulya minta...
Warga Parungmulya minta Pambes diakui
A A A
Sindonews.com - Ratusan orang merupakan warga Desa Parungmulya mendatangi kantor desa setempat. Kedatangan mereka meminta pengakuan domisili keberadaan Paguyuban Pambes (Parungmulya bersatu) yang mereka bentuk.

"Kami hanya meminta domisili Pambes Paguyuban ada domisilinya, karena sudah sebulan ini tidak ada kepastian dari kepala daerah," ujar Cep Elih Ahmad S Ketua Umum Panbes yang ditemui usai dengar pendapat bersama Kepala desa dan jajaran kepolisian sektor ciampel, di Kantor Kepala desa, desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Rabu (9/10/2013).

Menurutnya, surat permohononan domisili yang dilayangkan 10 september belum ditandangani oleh pihak kepala desa. Padahal, pihaknya ingin paguyuban itu segera diakui.

Kedatangan ratusan orang itupun akhirnya diterima oleh pihak desa untuk dengar pendapat.

Dalam dengar pendapat tersebut menghasilkan penandatangan surat permohonan kepala desa. Selain itu warga juga meminta domisili organisasinya di daerah RT 04 RW 01, dusun, Simargalih, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel.

Dikarenakan organisasi yang bentuk tersebut organisasi lokal maka surat permohonan tersebut harus diketahui oleh pihak kecamatan.

"Sudah ada penandatangan dari kepala desa, selanjutnya kita akan lakukan proses ke kecamatan, dan langsung ke kabupaten untuk SKTO (surat keterangan terdarftar organisasi). Ini titik awal Pambes," katanya.

Sementara itu Kapolsek Ciampel Iptu Zamrul, mengatakan kedatangan warga ke kantor kepala desa tersebut bukan untuk melakukan demo, tapi untuk menyampaikan aspirasi.

"Itu dengar pendapat saja bukan demo, warga ke kantor desa hal biasa ini penyampaian aspirasi ke kepala desa tidak ada intervensi dan tekanan, dan alhamdulilah nyambung meski awalnya ada perbedaan pendapat," katanya.

Disinggung, banyaknya ormas di daerah tersebut pihaknya mengaku tidak melarang selama tidak ada pidana.

"Selama tidak ada pidana ya mangga, himbauan saya jangan sampai ada keributan, ya atur-atur saja dengan enak. Parungmulya ini juga milik karawang," jelasnya.

Sementara itu, sekitar 200 orang masyarakat sempat mengepung kantor kepala desa. Namun kedatangan masyrakat tersebut akhirnya dikumpulkan di aula kepala desa untuk dilakukan dengar pendapat.
(lns)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
26 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
37 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved