Eksekusi lahan PT KAI ricuh

Rabu, 09 Oktober 2013 - 11:54 WIB
Eksekusi lahan PT KAI...
Eksekusi lahan PT KAI ricuh
A A A
Sindonews.com - Eksekusi lahan sengketa yang dimenangkan oleh Ny Odas dkk atas tanah yang dikuasai karyawan dan pensiunan PT KAI hari ini berlangsung ricuh.

Upaya tim eksekutor dari Pengadilan Negeri Bandung dan kepolisian mendapat perlawanan dari para karyawan dan para pensiunan PT KAI itu.

Mereka tetap bertahan dan melakukan perlawanan terhadap tim eksekutor. Saling dorong antar dua kubu pun tidak bisa dihindari lagi.

Massa yang semakin memanas terpaksa dipukul mundur dengan menggunakan water canon milik dalmas Polrestabes Bandung. Hingga pukul 11.30 WIB massa PT KAI masih bertahan di lokasi yang berada di Jalan Elang, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Ditemui dilokasi eksekusi, Humas PT KAI, Jaka Jarkasih, mengungkapkan, dari kejadian ini tiga orang dari pihak PT KAI mengalami luka-luka.

"Ada yang terkena pukulan di kepala dan ada juga di mata. Sekarang dirawat di RS Rajawali," tuturnya, Rabu (9/10/2013).

Sementara itu, kuasa hukum PT KAI, Benny Wullur, menyayangkan aksi saling dorong yang berujung pada kericuhan.

"Seharusnya ada negosiasi dulu antara eksekutor dan karyawan. Mereka kan ada yang mau bersiap-siap dulu," jelasnya.

Terpisah, kuasa hukum penggugat, Dose Hudaya menjelaskan, proses gugatan sudah berlangsung sejak 2008. Bahkan proses mediasi dan petemuan bersama PT KAI sudah dilakukan.

"Jadi ini (eksekusi) bukan sekonyong-konyong. Kalau lihat lahan sengketa 70 persen bukan ditempati PT KAI, tapi oleh pengusaha. PT KAI sendiri belum pernah mempertahankan aset ini," bebernya.

Dari pantauan, hingga pukul 11.35 WIB eksekusi untuk sementara dihentikan. Massa PT KAI masih bertahan dilokasi eksekusi.

Sebelumnya, pihak Ny Odas dkk memenangkan gugatan atas tanah sekitar 1,3 hektar yang selama ini ditempati oleh karyawan dan para pensiunan PT KAI.
(lns)
Berita Terkait
Ada Putusan MA, Kejari...
Ada Putusan MA, Kejari Pelalawan: Eksekusi Lahan Tetap Harus Dilaksanakan
Kejaksaan Agung Menang...
Kejaksaan Agung Menang Gugatan Kasus Kebakaran Hutan di Jambi
Konflik Batas Lahan...
Konflik Batas Lahan Garapan di Jember Jawa Timur, 9 Orang Ditangkap Polisi
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Ketua MPR Desak Kementerian...
Ketua MPR Desak Kementerian ATR Selesaikan Konflik Agraria di Deliserdang
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Pecahnya Konflik antara Warga dengan Karyawan PT MEG
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
1 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
1 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
2 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
3 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
3 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
3 jam yang lalu
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved