Pemasangan toilet portabel setengah hati

Minggu, 06 Oktober 2013 - 15:35 WIB
Pemasangan toilet portabel...
Pemasangan toilet portabel setengah hati
A A A
Sindonews.com - Penyediaan toilet portabel di jalur city walk Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, terkesan setengah hati. Sebanyak empat unit fasilitas publik yang sedianya difungsikan awal Oktober, hingga saat ini masih terkendala infrastruktur.

Pantauan Sindonews saat car free day di Jalan Slamet Riyadi, dua unit fasilitas tersebut sudah ditempatkan di lokasi strategis jalur city walk, masing-masing di area Plaza Sriwedari dan di depan Stasiun Purwosari. Meski sudah dipasang, pengunjung car free day tak bisa memanfaatkannya karena pintu toilet dalam keadaan terkunci.

“Saya diberi tahu kalau sudah ada toilet umum di city walk. Saat sampai ke sana, ternyata digembok. Sangat disayangkan, padahal fasilitas ini sangat dibutuhkan,” kata seorang pengunjung, Denik Apriyani, Minggu (06/10/2013).

Menurut keterangan Efia (34), seorang pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan tak jauh dari lokasi toilet, aset milik pemkot itu dipasang sejak awal Oktober. Para pelanggan Efia berulangkali kecele saat ingin memanfaatkannya.

Pengunjung car free day yang kebingungan mengakses fasilitas publik itu terpaksa meminjam toilet milik gedung-gedung swasta di sepanjang Jalan Slamet Riyadi atau memakai toilet berbayar yang dikelola warga. Nihilnya toilet umum di jalur city walk sebenarnya sudah dikeluhkan sejak lama.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Hasta Gunawan mengatakan, pemanfaatan toilet portable di jalur city walk terkendala belum adanya instalasi air limbah permanen. DKP perlu membuat septic tank di bawah lokasi pemasangan toilet portabel.

“Tampungan air limbah di toilet portabel hanya satu meter kubik. Dengan kapasitas itu, maksimal bisa dipakai satu pekan. Kemungkinan, toilet portabel dikunci karena menunggu pembuatan septic tank,” urai Hasta.

Menurutnya, perlu pemetaan lokasi untuk memasang fasilitas tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan saluran instalasi air limbah dan sejumlah aspek lainnya. Lokasi pemasangan dua toilet portabel sisanya hingga kemarin belum final.

“Beberapa titik masih difinalisasi dengan pertimbangan tingkat keramaian, keindahan tata kota, kebersihan, dan lainnya,” jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gibran Rakabuming Tinjau...
Gibran Rakabuming Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Gede
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Pengawasan Coklit Pilwalkot...
Pengawasan Coklit Pilwalkot Solo, Bawaslu Kantongi 1.000 Temuan
Anggota DPRD Kota Solo...
Anggota DPRD Kota Solo Positif COVID-19 Hadiri Pelantikan Walikota, Begini Kata Gibran
2 Keturunan Raja Solo...
2 Keturunan Raja Solo Terkurung Dalam Keraton, Lahap Menyantap Makanan Kiriman Kapolresta Solo
Dua Putri Raja Akhirnya...
Dua Putri Raja Akhirnya Bisa Keluar Keraton Setelah Dikurung Tiga Hari
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved