Angka kematian buruh migran menurun

Kamis, 03 Oktober 2013 - 20:38 WIB
Angka kematian buruh...
Angka kematian buruh migran menurun
A A A
Sindonews.com - Kasus kecelakaan kerja hingga kehilangan nyawa buruh migran (TKI/TKW) asal Kabupaten Blitar mengalami penurunan.

Tercatat selama Januari-September 2013, ada enam kasus kematian termasuk kecelakaan kerja yang menimpa para pembawa devisa negara. Kuantitas tersebut setidaknya lebih kecil dibanding tahun sebelumnya (2012) yang mencapai 11 kasus kematian.

"Dari enam kasus, lima diantaranya meninggal dunia karena sakit dan satu kasus disebabkan kecelakaan kerja," ujar Kepala Bidang Penempatan TKI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Blitar, Yudi Priyono, kepada wartawan, Kamis (3/10/2013).

Sementara untuk 11 kasus kematian yang terjadi pada tahun 2012 terbagi atas sepuluh orang buruh migran karena sakit, dan sisanya tertimpa musibah kecelakaan kerja.

Menurunya angka permasalahan buruh migran di luar negeri, menurut Yudi tidak terlepas dari pembekalan yang diberikan dinas dan seluruh pihak terkait. Setiap calon buruh migran diharuskan mematuhi segala prosedur dan tata cara di negara tempatnya bekerja.

Selain itu adanya kebijakan pendaftaran buruh migran dengan sistem on line, diyakini mampu menekan angka TKI ilegal.

"Dengan sistem online juga, jenazah TKI yang meninggal di luar negeri dapat dipulangkan. Semuanya adalah buruh migran legal," jelasnya.

Menanggapi hal itu anggota DPRD Kabupaten Blitar, M Ansori, menilai ada perkembangan lebih baik di dunia buruh migran.

Setidaknya jumlah buruh migran yang bermasalah lebih kecil dibanding angka sebelumnya. "Namun kendati demikian keberadaan buruh migran ilegal tetap harus menjadi pantauan serius. Sebab jumlah mereka tidak bisa terdeteksi secara pasti," ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Anak TKI Dinilai Rentan...
Anak TKI Dinilai Rentan Jadi Korban Kekerasan, Mengapa?
Dituduh Punya Ilmu Sihir,...
Dituduh Punya Ilmu Sihir, TKW Situbondo Lolos Hukuman Mati Di Arab Saudi
Moratorium Pengiriman...
Moratorium Pengiriman TKI ke Malaysia, BP2MI Beberkan Kekerasan Dialami Pekerja
Video Ibu Aniaya Anak...
Video Ibu Aniaya Anak Viral di Medsos, Polresta Cirebon Lakukan Penyelidikan
Tergiur Gaji Besar,...
Tergiur Gaji Besar, TKW Asal Grobogan Jadi Korban Perdagangan Manusia di Arab Saudi
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Berita Terkini
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
55 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
1 jam yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
1 jam yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Siapkan AI untuk...
Ilmuwan Siapkan AI untuk Mengetahui Datangnya Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved