Tutup Dolly, Pemprov Jatim siap sharing keuangan

Kamis, 03 Oktober 2013 - 20:03 WIB
Tutup Dolly, Pemprov...
Tutup Dolly, Pemprov Jatim siap sharing keuangan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) bersedia untuk sharing bantuan keuangan (BK) dengan Pemkot Surabaya terkait penutupan lokalisasi Dolly. Gubernur Jatim, Soekarwo, mengaku upaya Pemkot Surabaya tersebut laik didukung untuk mewujudkan Jatim bebas prostitusi.

"Kita akan support untuk membantu penutupan Dolly. Itu adalah ide bagus dan sekarang Dolly kan sudah sepi pengunjung," kata Pakde Karwo di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (3/9/2013).

Ia mengatakan, sharing BK tersebut adalah ketika bekas lokalisasi itu digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Namun, jika digunakan sebagai bentuk kegiatan bisnis, Pemprov Jatim tidak bisa membantu.

"Sharing BK ini hanya bersifat untuk kegiatan sosial. Tapi jika untuk kegiatan bisnis Pemprov Jatim tidak bisa membantu," jelas Soekarwo.

Sistem penutupan lokalisasi ini sedianya akan diikuti oleh kabupaten/kota di Jatim. Sedangkan untuk kompensasi atau bantuan modal kepada para pekerja seks komersial (PSK) akan dilakukan sharing dengan pemda dan pemkot lainnya.

Saat ini Pemprov Jatim masih meminta persetujuan Badan Pengawas keuangan (BPK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagur) untuk penggunaan anggaran belanja sosial. Kata Soekarwo, realisasinya sepertinya tidak bisa dilakukan pada tahun ini. Sebab, Perubahan-APBD (P-APBD) sudah disahkan.

"Kalau BPK dan Mendagri menyetujui, kita akan menggunakan anggaran untuk belanja bencana sosial. Karena PAK sudah digedok," tukasnya.

Seperti diketahui terjadi penurunan jumlah penghuni lokalisasi Dolly dan Jarak yang berada di wilayah Kecamatan Sawahan Surabaya. Sebanyak 21 Wisma di Lokalisasi Dolly dan Jarak, Surabaya tutup.

Rincinya, dua wisma di Lokalisasi Gang Dolly dan 19 Wisma di Lokalisasi Jarak. Sebelumnya, di dua lokalisasi tersebut terdapat 311 Wisma. Sementara jumlah PSK yang beroperasi hingga Agustus lalu tercatat 1.028 PSK.
(rsa)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved