Mediasi Keraton Solo, dua saksi dihadirkan

Senin, 30 September 2013 - 15:09 WIB
Mediasi Keraton Solo,...
Mediasi Keraton Solo, dua saksi dihadirkan
A A A
Sindonews.com - Pertemuan putra putri dalem Paku Buwono (PB) XII yang dimediasi Pemkot Solo, Jawa Tengah, direncanakan akan digelar di Balai Kota, Jumat (4/10/2013) mendatang. Pemkot akan menghadirkan dua saksi dalam agenda mediasi.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan dua saksi itu adalah Budayawan Solo, Sardono Waluyo Kusumo, dan Dosen FISIP UNS, RB Sumanta. Keduanya dipilih menjadi saksi jalannya mediasi internal keraton berdasarkan banyak pertimbanganterhadap dua sosok tersebut.

“Sardono W Kusumo dan RB Sumanta akan dilibatkan untuk menyaksikan mediasi di Tawangarum,” kata dia berteka-teki, Senin (30/09/2013).

Selaku mediator, pemkot akan mengundang pula jajaran musyawarah pimpinan daerah (muspida) dan muspida koordinator dalam forum terbatas. Saat ini, pemkot masih menyiapkan undangan kepada 35 putra dan putri PB XII dengan mengawali distribusinya ke alamat di Solo. Kehadiran seluruh undangan diharapkan menentukan masa depan Keraton Solo.

Seperti diketahui, kubu Lembaga Dewan Adat yang dimotori Gusti Moeng (GKR Koes Moertiyah Wandansari) menolak masuknya SISKS PB XIII Hangabehi dan Maha Patih Tedjowulan ke lingkungan adat. Perseteruan dua kubu ini pecah di acara pengukuhan Mahapatih pada 26 Agustus 2013. Rudy mengatakan, pengembalian posisi Hangabehi sebagai raja adalah tujuan utama mediasi.

“Untuk mendudukkan Sinuhun di Sasana Sewaka (pengembalian posisi raja),” jelasnya.

Pemkot menargetkan tujuan ini disepakati para ahli waris dalam satu kali mediasi. Tidak hadirnya undangan dalam forum tersebut dianggap menyetujui hasil negosiasi. Persoalan lain ihwal keberadaan Lembaga Dewan Adat hingga penyalahgunaan kewenangan sedianya diselesaikan Sinuhun secara internal di keraton.

“Yang terpenting di keraton sudah ada rajanya. Mau bagaimana untuk menyelesaikan konflik, itu terserah Sinuhun,” kata dia.

Pemkot merencanakan agenda lain dalam mediasi itu, yakni prosesi kirab PB XIII dari Balai Kota menuju kompleks keraton untuk mengekspresikan keberhasilannya mengamankan titah raja.
(rsa)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
1 jam yang lalu
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
1 jam yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
1 jam yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
3 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
5 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
7 jam yang lalu
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved