Warga Waduk Pluit juga minta kompensasi Rp4 juta

Minggu, 29 September 2013 - 17:31 WIB
Warga Waduk Pluit juga...
Warga Waduk Pluit juga minta kompensasi Rp4 juta
A A A
Sindonews.com - Pemberian uang kompensasi sebesar Rp4 juta dari Pemprov DKI kepada warga Waduk Ria Rio di Pedongkelan, Pulo Gadung, Jakarta Timur, membuat iri penduduk di Waduk Pluit, Penjaringan Jakarta Utara yang rumahnya belum tergusur.

"Kalau rumah kita nanti dibongkar, kita mau dikasih uang kompensasi yang sama sebesar Rp4 Juta," kata Maman (28), warga RT17/19 Waduk Pluit Jakarta Utara saat ditemui di lokasi, Minggu (29/9/2013).

Ia mengatakan, Pemprov DKI dalam hal ini tidak boleh pilih kasih kepada warga yang ditertibkan karena tinggal di bantaran waduk.
Bila warga Waduk Ria Rio bisa diberikan kompensasi sebesar Rp4 juta, penduduk di Waduk Pluit juga harus diberikan uang kerohiman yang sama.

"Jangan dibeda-bedain begitu dong. Kita yang di sini juga bangun rumah dan tinggal puluhan tahun," terangnya.

Pendapat serupa diutarakan, Warno (37), warga RT16/19, Waduk Pluit. Ia mengutarakan, besaran uang kerohiman sebesar Rp4 juta yang diberikan Pemprov DKI kepada warga Waduk Ria Rio, kurang lebih jumlahnya harus sama dengan penduduk waduk di kawasan ini.

"Kita minta jumlahnya kurang lebih samalah, kalau bisa Rp5 juta. Karena kita bangun rumah di sini udah makan duit jutaan," tukasnya.

Menurut Warmo, pada penertiban tahap pertama, warga Blok G di RT 017/019, sisi sebelah Barat Waduk Pluit tidak ada yang diberikan uang kerohiman. Mereka hanya mendapat tempat di Rusunawa Marunda dengan dibebaskan uang sewa selama enam bulan.

"Maka itu kalau tiba waktunya penertiban nanti, kita akan ngotot minta uang kerohiman seperti penduduk di Ria Rio," tegasnya.

Sebelumnya, warga yang belum tergusur dan masih menempati kawasan bantaran Waduk Pluit, Penjaringan Jakarta Utara diperkirakan berjumlah 7000 Kepala Keluarga (KK). Hal tersebut diungkapkan Camat Penjaringan Rusdianto.

"Yang sudah kita tertibkan kemarin kan masuknya di kelurahan Pluit. Kalau yang di kelurahan Penjaringan, masih ada 7000 an KK," kata Rusdianto saat dihubungi, Sindonews, Minggu (29/9/2013).
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved