Puluhan simpatisan geruduk KPU Garut

Kamis, 12 September 2013 - 21:57 WIB
Puluhan simpatisan geruduk...
Puluhan simpatisan geruduk KPU Garut
A A A
Sindonews.com – Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut didatangi puluhan simpatisan dari tiga pasangan calon bupati (Cabup).

Para simpatisan ini menuntut agar KPUD membatalkan hasil penghitungan cepat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut.

Salah satu anggota tim sukses pasangan nomor urut 4, Memo Hermawan-Ade Ginanjar, Oki, menilai, proses hitung cepat yang dilakukan KPUD tidak berdasar.

Menurutnya, hasil suara berdasarkan lembar C1 dan KPUD baru bisa mengumumkan hasil pilkada melalui produk hukum yang dihasilkan dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara.

“Kami sangat menyayangkan adanya proses hitung cepat. Secara tidak langsung, hitung cepat ini sudah menyakiti pasangan calon yang lain,” katanya Kamis (12/9/2013).

Dia pun meminta agar hasil hitung cepat tersebut dibatalkan karena telah menyalahi peraturan. Hal yang sama diungkapkan anggota tim pemenangan pasangan nomor urut 10, Dede Kusdinar-Endang Suryana, Abu. Dia mengatakan, hasil rekapitulasi yang ditayangkan pihak KPUD tidak bisa terjamin 100 persen.

“Hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dasarnya apa?,” tanyanya.

Dari informasi yang dihimpun, puluhan simpatisan ini terdiri dari pendukung pasangan Memo Hermawan-Ade Ginanjar, Dede Kusdinar-Endang Suryana dan Saeful Anwar-Sherli Besi.

Mereka mengancam akan datang kembali ke kantor KPUD dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Garut Aja Rowikarim mengatakan, KPUD Garut siap bertanggung jawab bila terbukti telah melanggar undang-undang selama penyelenggaraan Pilkada Garut.

Ia pun menyatakan, pihak-pihak yang tidak puas bisa menempuh jalur hukum untuk menyalurkan ketidakpuasannya terhadap penyelenggaraan Pemilukada.

"Silakan menempuh jalur hukum. Pilkada diulang jika terbukti ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif. Pilkada Garut belum selesai, rapat pleno penghitungan suara saja belum digelar," ucap Aja.

Dijelaskan Aja, Pilkada Garut hingga saat ini belum menghasilkan pemenang atau pemimpin. Adapun laporan cepat hasil rekapitulasi suara dari tingkat PPS yang ditayangkan di KPUD Garut beberapa waktu lalu, hanya bertujuan untuk memenuhi keingintahuan publik atas hasil Pilkada Garut sementara.

“Selama ini KPUD tidak pernah mengeluarkan produk resmi atau pengumuman resmi tentang hasil laporan cepat itu,” tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Festival Adu Ketangkasan...
Festival Adu Ketangkasan Domba Garut
Seni Ketangkasan Domba...
Seni Ketangkasan Domba Garut
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Bawa Pistol saat Diskusi...
Bawa Pistol saat Diskusi dengan Kadin, Kepala SMKN 1 Garut Diperiksa Polisi
Sekda Garut Meninggal,...
Sekda Garut Meninggal, Pemkab Belum Tahu Penyebabnya
Produsen Sepatu PT CSRJ...
Produsen Sepatu PT CSRJ Digugat ke Pengadilan Negeri Garut
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Protes Proyek Nimbus-Dukung...
Protes Proyek Nimbus-Dukung Palestina, Puluhan Karyawan Dipecat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved