Keberadaan bendera Kerajaan Cirebon dipertanyakan

Rabu, 11 September 2013 - 18:26 WIB
Keberadaan bendera Kerajaan...
Keberadaan bendera Kerajaan Cirebon dipertanyakan
A A A
Sindonews.com - Keberadaan bendera Kerajaan Islam Cirebon masih dipertanyakan. Bendera yang saat ini menjadi koleksi Museum Tektil Jakarta itu diragukan keasliannya.

"Bendera yang di Rotterdam, Museum Rotterdam di Belanda. Yang ada sekarang hanya duplikasinya," kata Bambang Irianto, Penata Kebudayaan Kasultanan Cirebon dalam seminar Bedah Naskah Bendera Kesultanan Cirebon yang digelar di Balai Pengelolaan Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisional Jalan Dipatiukur, Rabu (11/9/13).

Bendera tersebut merupakan simbol dari Kerajaan Islam Cirebon pimpinan Sunan Gunung Djati (Syarif Hidayatullah) sejak abad ke-16. Setelah kerajaan itu berakhir, bendera diturunkan menjadi simbol Kesulatanan Cirebon.

Menurut Bambang, bendera berwarna biru hitam itu dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat menolak bala. Sehingga bendera dipinjamkan kepada Sultan Mangkunegaran, Surakarta, yang tengah sakit.

Kekuatan bendera ini, kata Bambang diketahui oleh Belanda. "Saat itu Belanda mempercayai kekuatan bendera tersebut dan berusaha merebutnya. Tapi sebelum itu mereka berinisiatif untuk membuat duplikasinya, lalu ditukar dengan yang asli," tutur Bambang.

Penukaran itu baru diketahui Sultan Mangkunegaran beberapa waktu setelahnya. "Sultan Surakarta baru tahu setelah bendera dibawa pergi," tambah Bambang.

Fakta ini, kata Bambang, diketahui saat dirinya mempresentasikan sejarah Cirebon di KBRI Belanda.

"Saat saya bercerita tentang bendera ini, nyatanya ada pengakuan dari Wali Kota Rotterdam bahwa bendera aslinya ada di museum mereka," ujarnya.

"Saat dikaji, ternyata memang bendera tersebut ada dan dari segi kondisi menandakan bendera sudah berumur ratusan tahun. Lalu yang ada di museum itu hanya replika," lanjutnya.

Sementara itu hal berbeda diungkapkan ahli sejarah Universitas Padjadjaran Prof Sobana Hardjasaputra. Dalam kajiannya, dia justru meragukan bendera tersebut berada di tangan pemerintahan Belanda.

"Saya belum bisa mengatakan ya atau tidak keasliannya. Jika dikaji memang bendera ini dipercaya memiliki kekuataan magis. Hanya saja jika Belanda menukarnya untuk alasan itu, kurang bisa diterima. Karena sejauh mana kepentingan itu untuk Belanda," ungkapnya.

Penemu Hari Ulang Tahun Kota Bandung ini mengatakan ada dua versi tentang keahlian bendera kebanggaan rakyat Cirebon ini. Untuk membuktikannya perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut.

"Dua versi ini tidak hanya mempermasalahkan dimana bendera aslinya. Tapi juga yang mana bendera aslinya. Karena ternyata ada yang lain, yakni yang ini dan ada yang berbentuk singa," ujar Sobana yang juga mengatakan kedua versi ini masih dalam perbedatan.

Dalam seminar itu diperlihatkan bendera Kerajaan Islam Cirebon bercorak kaligrafi. Di sekeliling bendera tertulis petikan surat Al Fatihah, Al An'am dan Al Ikhlas. Serta ditengah terdapat dua pedang yang membentuk huruf Arab yakni 'lam alif'.

"Diduga kuat ayat-ayat Al Qur'an itu yang sering atau selalu dikemukakan oleh para penyebar agama Islam ketika berdakwah," jelas Sobana.
(lns)
Berita Terkait
Putra Mahkota Cirebon:...
Putra Mahkota Cirebon: Pengukuhan Raden Raharjo Djali Tidak Sah
Tradisi Bersihkan Wayang...
Tradisi Bersihkan Wayang Kulit Usia 500 Tahun di Keraton Kasepuhan Cirebon
Tradisi Bekaseman Ikan,...
Tradisi Bekaseman Ikan, Jelang Peringatan Maulid Nabi
Raden Rahardjo Djali...
Raden Rahardjo Djali Kukuhkan Diri Gantikan Sultan Sepuh
Sekelompok Orang Segel...
Sekelompok Orang Segel Gerbang Keraton Kasepuhan Cirebon Tepat di Hari Peringatan HUT RI ke 76
Kisruh Kesultanan Keraton...
Kisruh Kesultanan Keraton Kasepuhan Cirebon Terus Bergulir
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
17 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved