Rumah pengusaha Tionghoa dimolotov

Senin, 02 September 2013 - 16:51 WIB
Rumah pengusaha Tionghoa...
Rumah pengusaha Tionghoa dimolotov
A A A
Sindonews.com - Rumah seorang tokoh pengusaha Tionghoa di Makassar, Anton Obey, di Jalan Khairil Anwar Kecamatan Ujungpandang, dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, Senin (2/9/2013) dinihari.

Akibat pelemparan bom molotov yang dilakukan sekira pukul 03.00 Wita dini hari itu, dinding dan halaman rumah pengusaha tersebut nyaris dilalap si jago merah.

Gabungan penyidik Polsekta Ujungpandang dan Polrestabes Makassar yang tiba di TKP, hanya menemukan pecahan botol dan bekas sumbu bom molotov. Informasi yang dihimpun SINDO, kasus bom molotov ini kali pertama diketahui oleh sopir pribadi Anton Obey, Daniel.

Saat itu, Daniel bermaksud mengambil mobil untuk mengantar keluarga majikannya ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Namun saat baru sampai di depan rumah majikannya, dia sudah mendapati kobaran api dan pecahan botol berserakan di halaman.

Daniel pun langsung membangunkan seisi rumah untuk memadamkam api menggunakan alat seadanya. Usai peristiwa ini, korban pun melaporkan kasus ini ke Mapolsek Ujungpandang. Sementara itu, saat SINDO ke TKP, rumah Anton Obey dalam keadaan tertutup. Tidak satu pun penghuni rumah yang dapat dikonfirmasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP M Endro, mengungkapkan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Salah satu kendala petugas, karena tidak satu pun warga sekitar yang melihat pelaku melemparkan molotov ke dalam rumah Anton Obey.

"Memang ada informasi kalau sebelumnya ada sepeda motor yang singgah depan rumah Anton Obey. Ini yang kita dalami," ujar Endro.

Tersiar kabar, pelemparan bom molotov ini merupakan buntut dari pernyataan Anton Obey di media, bahwa seluruh pengusaha Tionghoa mendukung salah satu pasangan di Pilkada Makassar.

Meski demikian, Endro membantah isu tersebut. "Sampai sekarang kita belum menemukan bukti dan motif ke arah politik," pungkasnya.

Kapolsekta Ujungpandang AKP Trihanto Nugroho mengaku, telah melakukan koordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Makassar untuk mengecek pecahan botol dari bom molotov tersebut.

"Ini untuk memastikan kalau yang terbakar itu disebabkan oleh bom molotov atau bukan," bebernya.

Hingga kini, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi, masing-masing orang yang pertama kali menemukan dan seorang petugas sekuriti di sekitar TKP.

Molotov Antang

Selain di Khairil Anwar, kasus bom molotov juga terjadi di Kompleks IDI Jalan DR Leimena Kecamatan Panakkukang sekira pukul 00.30 Wita, Senin (2/9/2013) dini hari.

Kejadian ini menimpa rumah Abd Rahman Leo (57), yang merupakan pensiunan karyawan PT Freeport, Papua.

Sejumlah saksi melihat satu unit motor Suzuki Satria FU yang dikendarai sebanyak dua orang. Mereka inilah yang diduga melemparkan sedikitnya tiga bom molotov ke halaman rumah korban.

Akibat insiden ini, dinding rumah korban dilalap api namun bisa segera dipadamkan oleh warga sekitar. Petugas Polsekta Panakkukang hanya menyita pecahan botol miras dan bekas sumbu di TKP.
(rsa)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
19 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
37 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
44 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved