Polisi kembali temukan puluhan peluru dari sumur tua
Senin, 02 September 2013 - 11:14 WIB
Polisi kembali temukan puluhan peluru dari sumur tua
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan butir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter kembali ditemukan dari lokasi sumur tua, di Kelurahan Sayo, Kecamatan Poso Kota. Sehari sebelumnya dari lokasi yang sama ditemukan setidaknya 624 butir amunisi.
Hal itu ditemukan setelah aparat Polres Poso, Sulteng, menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kegiatan olah TKP diawali dengan kegiatan sterilisasi oleh Satuan Gegana Brimob Polda Sulteng. Sterilisasi dimaksudkan untuk mengantisipasi keberadaan bahan peledak di sekitar sumur yang berada di dalam rerimbunan pohon yang berjarak sekira 25 meter dari Jalan Lorong menembak.
Selain Gegana, olah TKP itu juga melibatkan puluhan personel dari Satuan Sabhara yang disiagakan di sekitar lokasi pelaksanaan olah TKP.
Puluhan butir lanjutan itu ditemukan setelah melakukan pengurasan air dari sumur yang berdiameter 80 cm dengan kedalaman 2,5 meter tersebut. Tampak seorang petugas dari Gegana Brimob turun ke dasar sumur.
Setelah ditemukan, butir-butir amunisi itu kemudian diangkat dengan ember yang ditarik dengan tali oleh tiga petugas Gegana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, amunisi itu umumnya ditemukan dalam kondisi terhambur di dasar sungai. Selain itu, ada juga amunisi yang tersimpan dalam wadah botol kemasan.
Amunisi yang ditemukan memiliki kesamaan kaliber dengan amunisi yang telah diamankan sehari sebelumnya, yaitu 5,56 milimeter yang umumnya masih dalam kondisi aktif alias bisa digunakan untuk senjata laras panjang.
Hingga laporan ini disusun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait total jumlah amunisi yang ditemukan tersebut.
Baca juga: Kuras sumur tua, 624 peluru aktif ditemukan
Hal itu ditemukan setelah aparat Polres Poso, Sulteng, menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kegiatan olah TKP diawali dengan kegiatan sterilisasi oleh Satuan Gegana Brimob Polda Sulteng. Sterilisasi dimaksudkan untuk mengantisipasi keberadaan bahan peledak di sekitar sumur yang berada di dalam rerimbunan pohon yang berjarak sekira 25 meter dari Jalan Lorong menembak.
Selain Gegana, olah TKP itu juga melibatkan puluhan personel dari Satuan Sabhara yang disiagakan di sekitar lokasi pelaksanaan olah TKP.
Puluhan butir lanjutan itu ditemukan setelah melakukan pengurasan air dari sumur yang berdiameter 80 cm dengan kedalaman 2,5 meter tersebut. Tampak seorang petugas dari Gegana Brimob turun ke dasar sumur.
Setelah ditemukan, butir-butir amunisi itu kemudian diangkat dengan ember yang ditarik dengan tali oleh tiga petugas Gegana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, amunisi itu umumnya ditemukan dalam kondisi terhambur di dasar sungai. Selain itu, ada juga amunisi yang tersimpan dalam wadah botol kemasan.
Amunisi yang ditemukan memiliki kesamaan kaliber dengan amunisi yang telah diamankan sehari sebelumnya, yaitu 5,56 milimeter yang umumnya masih dalam kondisi aktif alias bisa digunakan untuk senjata laras panjang.
Hingga laporan ini disusun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait total jumlah amunisi yang ditemukan tersebut.
Baca juga: Kuras sumur tua, 624 peluru aktif ditemukan
(rsa)