Melancong ke Eropa, anggota DPR Aceh hamburkan uang

Sabtu, 17 Agustus 2013 - 03:44 WIB
Melancong ke Eropa,...
Melancong ke Eropa, anggota DPR Aceh hamburkan uang
A A A
Sindonews.com - Koordinator Masyarakat Transparansi Anggaran (MaTA) Aceh Alfian menilai, perjalanan dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melawat ke beberapa negara di Eropa, merupakan pemborosan anggaran dan sama sekali tidak bermafaat bagi rakyat Aceh.

“Seharusnyan mareka fokus dan mempercepat pembahasan APBA Perubahan 2013, yang menjadi tumpuan ekonomi publik di Aceh,” katanya, kepada wartawan, Jumat (16/8/2013).

Dia menilai, langkah anggota parlemen itu sangat memalukan dan tidak populer untuk sekarang. “Kenapa tidak uang perjalanan dinas mereka alihkan buat konstituen mareka yang hari ini hidup melarat,” terang Alfian.

Perjalanan tersebut juga dinilainya tak memberi dampak apa-apa untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih baik di Aceh. “Tak lebih untuk menghabiskan anggaran dan jalan-jalan,” tukasnya.

Sementara Kordinator Gerakan Antikorupsi (Gerak) Aceh Askhalani mengatakan, seharusnya wakil rakyat itu malu plesiran ke luar negeri, karena banyak tugas prioritas yang seharusnya perlu mereka kerjakan.

Dia mencontohkan, persoalan beasiswa untuk seratusan anak yatim korban konflik yang sampai kini belum cair, belum lagi indeks kesejahteraan dan angka kemiskinan di Aceh yang masih meresahkan. "Seharusnya ini yang jadi prioritas mereka dulu," katanya.

Askhalani menilai, kunjungan dewan ini dilakukan diam-diam hanya untuk memuaskan nafsu diakhir jabatannya sebagai wakil rakyat. "Menurut hasil temuan kita seorang anggota dewan menghabiskan Rp60 juta untuk perjalanan ini," ungkapnya.

Dia menambahkan, perjalanan anggota dewan itu tak akan membawa hasil apa-apa. Karena, Eropa kini sedang dilanda musim semi, dimana pemerintahan di sana tak bisa bekerja maksimal. "Perjalanan itu akan sia-sia, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa di sana," ujarnya.

Askhalani mengajak masyarakat untuk tidak lagi memilih anggota legislatif seperti sekarang ini pada Pemilu 2014. "Kita berharap pada Pemilu 2014, masyarakat tidak lagi memilih politis-politisi busuk seperti mereka," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
ACT Terus Dampingi dan...
ACT Terus Dampingi dan Siapkan Pangan Untuk Penyintas Rohingya di Aceh
Ibu Rumah Tangga Ini...
Ibu Rumah Tangga Ini Nekat Pasok Sabu untuk Suami di Rutan
Bencana Banjir Terjang...
Bencana Banjir Terjang Aceh Barat, Ribuan Rumah Terendam
Demi Daging Meugang,...
Demi Daging Meugang, Warga Subussalam Aceh Rela Berdesakan di Pasar Sejak Subuh
Gelombang Tinggi Hantam...
Gelombang Tinggi Hantam Aceh Barat Daya, 38 Rumah Ambruk
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved