Bantu perekonomian, Pemprov siapkan taman untuk PKL
Rabu, 14 Agustus 2013 - 13:46 WIB
Bantu perekonomian, Pemprov siapkan taman untuk PKL
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan taman yang bisa digunakan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menjajakan barang dagangannya tanpa takut dikejar-kejar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, taman bisa menjadi salah satu tempat yang bisa digunakan untuk berdagang selain rencana pasar malam yang akan digulirkan di jalan-jalan sepi di Jakarta.
"Kita juga dorong mereka (PKL) masuk taman-taman. Taman waduk pluit kan jadi contohnya, jadi harusnya taman-taman itu boleh diisi PKL, tapi PKL yang tidak permanen dan tidak boleh ngotorin," katanya di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013).
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku memahami kecenderungan PKL yang ingin dekat dengan pembeli, karena itu taman bisa menguntungkan para PKL.
"Jadi intinya kita ngerti PKL, PKL harus dekat dengan pengunjung. Nah taman yang bagus, kalau banyak pengunjung harus ada PKL di dalamnya," ujarnya.
Dia membantah, jika Pemprov DKI dikatakan anti PKL. Pasalnya, kata dia, hal itu dilakukan guna memberikan kenyamanan PKL dan warga Jakarta. Karena, PKL juga memberikan peningkatan ekonomi Jakarta.
"Jadi konsepnya seperti itu, kita itu bukan anti PKL. PKL ini kan mendorong perekonomian, hanya perlu berdagang dengan tertib," pungkasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, taman bisa menjadi salah satu tempat yang bisa digunakan untuk berdagang selain rencana pasar malam yang akan digulirkan di jalan-jalan sepi di Jakarta.
"Kita juga dorong mereka (PKL) masuk taman-taman. Taman waduk pluit kan jadi contohnya, jadi harusnya taman-taman itu boleh diisi PKL, tapi PKL yang tidak permanen dan tidak boleh ngotorin," katanya di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2013).
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku memahami kecenderungan PKL yang ingin dekat dengan pembeli, karena itu taman bisa menguntungkan para PKL.
"Jadi intinya kita ngerti PKL, PKL harus dekat dengan pengunjung. Nah taman yang bagus, kalau banyak pengunjung harus ada PKL di dalamnya," ujarnya.
Dia membantah, jika Pemprov DKI dikatakan anti PKL. Pasalnya, kata dia, hal itu dilakukan guna memberikan kenyamanan PKL dan warga Jakarta. Karena, PKL juga memberikan peningkatan ekonomi Jakarta.
"Jadi konsepnya seperti itu, kita itu bukan anti PKL. PKL ini kan mendorong perekonomian, hanya perlu berdagang dengan tertib," pungkasnya.
(mhd)