DPRD minta korupsi dana pilkada OKI diusut tuntas

Senin, 05 Agustus 2013 - 15:53 WIB
DPRD minta korupsi dana...
DPRD minta korupsi dana pilkada OKI diusut tuntas
A A A
Sindonews.com - DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berharap kepada polisi untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi sisa dana Pilkada OKI senilai Rp600 juta yang diduga telah di bagi-bagikan kepada komisioner KPUD OKI sebagai uang Tunjangan Hari Raya (THR).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten OKI, Aksweni, mengatakan pihaknya telah mendapat informasi melalui media cetak bahwa ada sisa dana Pilkada OKI yang diduga telah di selewengkan oleh Komisioner KPU OKI.

”Jika memang dana itu lebih, seharusnya dikembalikan ke Kas Negara, bukan malah di bagi-bagikan kepada komisioner,” kata Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Senin (5/8/2013).

Maka itu, Akweni meminta kepada polisi untuk mengusut tuntas dugaan korupsi sisa dana Pilkada tersebut sampai tuntas. ”Untuk membuktikan apakah benar ada dugaan korupsi atau tidak, kita lihat proses penyelidikan polisi. Saya berharap polisi bisa mengusut kasus ini sampai tuntas, bukan hanya penyelidikan dugaan kelebihan dana Pilkada, usut juga beberapa proyek pengadaan perlengkapan Pilkada yang berlangsung 6 Juni yang lalu yang tidak terpantau,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Anggota Komisi I DPRD OKI, Juni Alpansuri. Pihaknya menduga korupsi dana pilkada OKI bukan hanya pada kelebihan atau sisa dana pilkada, tetapi beberapa hal lain seperti proses pendistribusian perlengkapan Pilkada patut diduga ada indikasi korupsi.

”Kita lihat saja proses pendistribusian surat suara dan perlengkapan pilkada kemarin, diduga KPU banyak terjadi korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Surachman, menegaskan pihaknya akan mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Karena sekarang pihaknya masih fokus dalam operasi ketupat, sehingga pemanggilan pihak KPU OKI untuk diminta klarifikasi akan dilakukan sesudah Lebaran.

”Karena sekarang dalam suasana libur Lebaran, kita juga masih fokus dalam pengamanan Ops Ketupat, penyelidikan kita lakukan sesudah Lebaran,” katanya.

Selanjutnya, polisi akan mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan korupsi di KPUD OKI. ”Setelah ada klarifikasi dari KPU, kita akan panggil saksi-saksi dan mengumpulkan barang-bukti. Jika memang ada dugaan korupsi saat pendistribusian perlengkapan pilkada khusus wilayah perairan, maka akan kita usut, artinya bukan hanya dugaan korupsi sisa dana pilkada saja,” tegasnya mewakili Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat.

Ketua KPUD OKI Abdul Hamid Usman melalui Kasubag Hupmas dan Teknis Pemilu, Dedi Irawan, tetap membantah jika dana sisa anggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKI yang digelar pada 6 Juni 2013, telah dibagibagikan kepada seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat KPU OKI.

“Saat ini laporan pertanggungjawabannya masih proses audit, bahkan sisa dana pilkada bukan Rp600 juta, tapi Rp2 miliar dan dana itu tidak bisa kita cairkan karena dianggarkan untuk persiapan putaran kedua, tetapi kita tidak ada putaran kedua, kami siap memberikan keterangan ke penyidik,” ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Dapat Nomor Urut 2 di...
Dapat Nomor Urut 2 di Pilgub Sumsel, Eddy Santana: Nomor Kesayangan Kami
Pengunjuk Rasa Penolakan...
Pengunjuk Rasa Penolakan Hasil Pilkada Digigit Anjing Milik Polisi
Pilkada PALI, Heri Amalindo...
Pilkada PALI, Heri Amalindo Cuti Mulai 7 Oktober 2020
Survei LPI, Pertahana...
Survei LPI, Pertahana Pilkada PALI Sumsel Masih Unggul
Pilkada Damai, Kapolda...
Pilkada Damai, Kapolda Sumsel Eko Indra Heri Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved