Dilaporkan polisi, Damkar Jakarta Barat tak gentar

Jum'at, 02 Agustus 2013 - 19:33 WIB
Dilaporkan polisi, Damkar...
Dilaporkan polisi, Damkar Jakarta Barat tak gentar
A A A
Sindonews.com - Pramudi bus Transjakarta yang diduga dipukul oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, sudah melaporkan kasus itu ke polisi.

Kanit Reskrim Polsek Caengkareng AKP Khoiri membenarkan adanya laporan pemukulan petugas Damkar terhadap petugas bus Transjakarta itu. Tapi, pihaknya akan melalukan mediasi terlebih dahulu terhadap keduabelah pihak.

"Korba atas nama Yudiharto (29) melaporkan kejadian tersebut sekira pukul 23.00 WIB. Kami akan melakukan mediasi terlebih dahulu, jika memang harus diproses ya kami akan proses," katanya saat dikonformasi wartawan terkait laporan itu di Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Barat Jon Vendri membantah, anak buahnya telah melakukan pemukulan terhadap dua orang petugas bus Transjakarta di jalur busway Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kendati demikian, dirinyamengakui, jika di jalur tersebut memang ada insiden yang melibatkan anak buahnya itu. "Tidak ada pemukulan, hanya salah paham saja," katanya.

Jon menegaskan, saat insiden tersebut berlangsung, pihaknya memang sedang mengejar peristiwa kebakaran yang terjadi saat bersamaan di wilayah Cengkareng dan di Kembangan.

Lantaran jalur formal sangat padat, kata Jon, pihaknya terpaksa masuk ke dalam jalur khusus busway dan melawan arus.

"Kami memang diberikan kewenangan oleh pemerintah untuk masuk ke jalur yang berlawanan dan itu jelas sudah diatur dalam Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)," kilahnya lagi.

Insiden yang terjadi antara petugas Transjakarta dan petugas Damkar, Jon menegaskan, tidak ada sama sekali insiden fisik. Bahkan, pihaknya mengaku mengalah dan memberikan jalan kepada bus Transjakarta.

"Saat proses pergantian jalan antara bus trans dan armada kami memang memakan waktu yang lama mengingat hanya satu jalur busway," jelasnya.

Mengenai kesiapannya jika dipanggil oleh pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut, Jon menegaskan pihaknya sangat siap. Namun, pihaknya saat ini masih mencari pembuktian benar atau tidaknya telah terjadi pemukulan.

"Kami ingin minta keterangan terlebih dahulu dari petugas piket kami dan petugas piket trans jakarta. Intinya kami upayakan perdamaian. Namun jika kami salah kami siap di proses, karena itu bagian dari bentuk tanggung jawab kami," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Beraninya Aniaya Pasutri...
Beraninya Aniaya Pasutri Lansia, 2 Pemuda Ini Nangis Ditangkap Tim Paniki Rimbas Satu
Tak Terima Ditegur Kecilkan...
Tak Terima Ditegur Kecilkan Volume Ponsel, Pria China Hajar Penumpang Subway
Tersangka KDRT Belum...
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Korban Berharap Mendapat Keadilan
Temui Direktur Keuangan,...
Temui Direktur Keuangan, Wanita Ini Diduga Dipukuli di Apartemen Jakarta Barat
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Ade Armando
Balas Dendam, 2 Pemuda...
Balas Dendam, 2 Pemuda di Magelang Hajar 2 Orang sampai Kepala Bocor
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved