Dugaan korupsi Kadis Kessos Sumut dilaporkan ke KPK

Kamis, 01 Agustus 2013 - 10:07 WIB
Dugaan korupsi Kadis...
Dugaan korupsi Kadis Kessos Sumut dilaporkan ke KPK
A A A
Sindonews.com - Dugaan tindak pidana korupsi Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Kessos) Sumatera Utara (Sumut) akhirnya dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung RI di Jakarta.

Koordinator Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumut Saharuddin mengatakan, laporan itu telah diterima KPK pada 23 Juli. Laporan itu merupakan tindaklanjut dari aksi yang pernah digelarnya 16 Juli di kantor Gubsu, Kejatisu dan Polda Sumut.

Tuntutan aksi mereka saat itu, mendesak aparat penegak hukum memeriksa dugaan korupsi dilakukan Kadis Kessos Sumut Alexius Purba.

Menurutnya, ada beberapa dugaan kasus korupsi dilakukan Alexius Purba antara lain, proyek pembangunan Rumah KAT (Komunitas Adat Tertinggal) di Nias dengan anggaran Rp1,2 miliar yang sebelumnya telah dilaporkan salah satu lembaga masyarakat kepada Kejatisu awal Februari 2013.

Proyek itu semula diproyeksikan untuk 30 unit rumah KAT di Desa Tuhawaebu, Kecamatan Idanagawo, Nias tetapi hanya rampung 60 persen sehingga diduga terjadi mark up.

"Perintah kerja tanggal 15 November 2011 sampai 15 Desember 2011, tetapi berdasarkan pengaduan dan investigasi hingga Januari 2013 pekerjaan tidak tuntas, pembangunannya ditaksir hanya mencapai 60 persen. Seharusnya anggaran itu dimasukkan sebagai sisa hasil perhitungan akhir (Silpa) sesuai dengan perjanjian, namun sisa anggaran itu raib," tukasnya.

Kemudian dugaan korupsi anggaran pada Dana Rencana Kerja Kebijakan Anggaran (RKA) APBD Dinkessos Tahun 2012 sebesar Rp84.656.059.557. Dana pajak APBN dan APBD Dinkessos Tahun 2012 sebesar Rp50.891.321.314, dana potensi Dinkessos Rp2.782.320.000, ditambah dana pemberdayaan fakir miskin di instansi tersebut Rp16.703.977.000.

Kemudian program pembinaan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial Rp14.855.030.530, program pembinaan usaha ekonomi produktif (UEP) anak jalanan Rp127.000.000 serta dana pembinaan dan bantuan stimulan UEP orang tua, anak jalanan senilai Rp116.860.00.

Dana jaminan sosial Dinkessos sebesar Rp15.308.780.539, dana fisik dan makanan panti dari 13 KA UPTD Dinkessos Rp19.578.400.200, kemudian pengadaan AC Rp50 juta, dan perlengkapan kantor Rp100 juta.

Dana pengadaan lemari Rp10 juta, pengadaan meubiler Rp328 juta, pengadaan meja kerja Rp200 juta, pengadaan kursi kerja Rp128 juta, pengadaan penghias rumah tangga Rp100 juta, pengadaan vuatrage dan sejenisnya Rp100 juta, pemeliharaan rutin berkala kendaraan/operasional belanja servis Rp632 juta.

Kemudian proyek pengadaan peraga siswa pengembangan aspek motorik dan psikologis untuk tuna rungu dan tuna netra Rp2.250.000.000 terindikasi telah diarahkan, terbukti penawar terendah CV MJC senilai Rp1.463.385.000 dikalahkan oleh CV SR yang memberi penawaran Rp2.225.105.190, serta sejumlah proyek lainnya yang menyebabkan kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Selain itu ada kasus penggunaan dana APBN TA 2006 Depsos RI yang masuk ke Sumut untuk pemberdayaan fakir miskin, dimana temuan BPK tahun 2006 adanya penggunaan dana dekosentrasi untuk Sumut sebesar Rp33.992.599.950 tidak terlapor.

"Menyikapi itu, kami memohon kepada KPK dan Kejagung memeriksa yang bersangkutan serta melakukan audit penggunaan uang negara di Dinkessos secara akuntabel dan tranparansi.
(lns)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved