Hanya ada 8 sipir saat 11 tahanan Batam kabur
Rabu, 17 Juli 2013 - 12:30 WIB
Hanya ada 8 sipir saat 11 tahanan Batam kabur
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 12 tahanan kabur, satu diantaranya kembali ditangkap, beraksi saat penjagaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIA, Baloi, Batam, lengah.
Menurut Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Akbar Hadi Prabowo, hanya ada delapan petugas yang bertugas saat itu, Rabu (17/7/2013), sekira pukul 07.25 WIB.
"Ada delapan petugas sipir yang bertugas, 2 sipir berada di pintu utama, 1 sipir wanita berada di blok wanita dan lima orang berada di blok laki - laki," jelas Akbar Hadi kepada Sindonews.
Tak pelak jika puluhan napi rutan tersebut nekat melakukan aksi brutal terhadap para petugas sipir tersebut. Dua petugas rutan Batam, bernama Adi dan Bachtiar kini terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah akibat serangan tiba-tiba dari kelompok tahanan yang melarikan diri tersebut.
"Seorang petugas bahkan harus dirawat intensif karena cidera kepala yang cukup parah," lanjutnya.
Diketahui, sebanyak 12 tahanan Rutan Klas IIA, Baloi, Batam berhasil kabur, setelah menyekap dan melukai dua sipir yang berjaga.
Namun dari 12 tahanan tersebut, satu diantaranya berhasil diamankan saat itu juga, yakni Bambang Heriawan. Ke - 12 warga binaan tersebut seluruhnya merupakan tahanan kasus narkoba yang ditempatkan di pavilium Blok A1.
Menurut Kasubag Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Akbar Hadi Prabowo, hanya ada delapan petugas yang bertugas saat itu, Rabu (17/7/2013), sekira pukul 07.25 WIB.
"Ada delapan petugas sipir yang bertugas, 2 sipir berada di pintu utama, 1 sipir wanita berada di blok wanita dan lima orang berada di blok laki - laki," jelas Akbar Hadi kepada Sindonews.
Tak pelak jika puluhan napi rutan tersebut nekat melakukan aksi brutal terhadap para petugas sipir tersebut. Dua petugas rutan Batam, bernama Adi dan Bachtiar kini terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terluka parah akibat serangan tiba-tiba dari kelompok tahanan yang melarikan diri tersebut.
"Seorang petugas bahkan harus dirawat intensif karena cidera kepala yang cukup parah," lanjutnya.
Diketahui, sebanyak 12 tahanan Rutan Klas IIA, Baloi, Batam berhasil kabur, setelah menyekap dan melukai dua sipir yang berjaga.
Namun dari 12 tahanan tersebut, satu diantaranya berhasil diamankan saat itu juga, yakni Bambang Heriawan. Ke - 12 warga binaan tersebut seluruhnya merupakan tahanan kasus narkoba yang ditempatkan di pavilium Blok A1.
(rsa)