Pengungsi di Aceh Tengah krisi air bersih

Jum'at, 05 Juli 2013 - 01:37 WIB
Pengungsi di Aceh Tengah...
Pengungsi di Aceh Tengah krisi air bersih
A A A
Sindonews.com - Setelah diterpa gempa berkekuatan 6,2 skala richter (SR), kini warga di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, krisis air bersih. Para pengungsi itu sangat sulit untuk mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhannya.

Camat Ketol Muhammad Saleh mengatakan, di kecamatannya kini ada sekira 6.000 orang pengungsi dari 11 ribu lebih penduduknya. Rumah tempat tinggal mereka rusak setelah diguncang gempa yang terjadi 2 Juli lalu.

"Mereka tersebar di 16 titik pengungsian yang ada di Kecamatan Ketol, ada juga yang tinggal di tenda-tenda yang didirikan di depan rumahnya," kata Saleh saat dihubungi, Kamis (4/7/2013).

Titik-titik pengungsian itu antara lain di Desa Blang Mancung Barat, Blang Mancung Timur, Blang Mancung Bawah, Glumpang Payong, Buter, Pondok Balik, Cang Duri, Jerata dan Jaluk.

Selain air bersih, kata Saleh, warga di pengungsian sekarang sangat membutuh tenda dan mesin genset untuk penerang ketika malam hari.

Tenda yang ada sekarang belum mencukupi untuk kebutuhan warga. "Tenda belum cukup dan genset untuk malam hari," ujarnya.

Sementara untuk makanan hingga hari ini masih mencukupi dan diharapkan bisa terus mengalir, untuk mmenutupi kebutuhan pengungsi yang belum ada kepastian kapan bisa kembali ke rumahnya.

"Tim medis juga sudah ada di titik-titik pengungsian, soal kesehatan belum begitu menjadi keluhan sampai sekarang. Masyarakat yang luka-luka masih bisa ditangani tim medis," ucapnya.

Menurutnya, jumlah rumah warga yang rusak berat di Ketol mencapai 600 unit lebih. "Tapi sampai sekarang masih terus kami data," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga masih terus mencari korban-korban yang dinyatakan hilang. Sampai kini enam warga Ketol diketahui masih hilang, mereka diperkirakan tertimbun reruntuhan bangunan.
(mhd)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Dilanda Kepanikan Saat...
Dilanda Kepanikan Saat Gempa, Karyawan Walkot Jaksel Diminta Keluar Gedung
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
47 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved