Nekat seberangi sungai, sekeluarga terseret

Rabu, 19 Juni 2013 - 17:23 WIB
Nekat seberangi sungai,...
Nekat seberangi sungai, sekeluarga terseret
A A A
Sindonews.com - Satu keluarga warga Dusun Lapadihompong, Desa Baringeng Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan terseret arus sungai saat nekat menyeberang. Seorang ibu ditemukan tewas satu kilometer dari lokasi tenggelemnya.

Peristiwa terseret arus sungai tersebut terjadi pada Selasa 18 Juni 2013 sore sekira pukul 18.00 Wita. Saat itu satu keluarga yakni ayah-ibu dan anak menyeberangi sungai yang setinggi lutut sambil membawa motor.

Namun saat berada ditengah sungai, laju motor tegelincir hingga satu keluarga ini jatuh dan terbawa arus.

Kepala Desa Baringeng Kecamatan Libureng, Akbar mengatakan, anak dan bapaknya selamat, motor terseret sejauh 10 meter. Sedangkan Hj Dahlia ditemukan tewas terseret arus sungai.

Saat kejadian itu, suami korban Hj Dahlia langsung melaporkan ke warga meminta pertolongan.

"Korban sudah dikebumikan tadi malam, sementara motor korban baru ditemukan tadi pagi," kata Akbar saat dihubungi via ponselnya, Rabu, (19/6/2013).

Menurut Akbar, selama lima tahun memimpin Desa Baringeng lokasi penyeberangan sungai itu sudah diusulkan ke pemerintah kabupaten agar dibuatkan jembatan karena akses perekonomian warga menggunakan jalur sungai itu sangat padat, jika musim hujan maka penyeberangan lumpuh total.

"Kemarin kita sudah buatkan jembatan darurat tapi tidak bisa bertahan lama, sehingga kami memohon agar kiranya pemerintah memperhatikan akses ekonomi warga di desa ini," harapnya.

Sementara itu, satu korban terseret arus juga terjadi di sungai Sanrego desa Palakka Kecamatan Kahu sekira pukul 15.00, Wita, Rabu, (19/6/2013).

Seorang warga bernama Muchtar (50) diduga tewas tenggelam saat melintas sungai itu usai dari menggarap sawahnya. Saat ini, korban masih dalam pencarian oleh warga beserta Badan Search And Rescue (SAR) Bone.

Humas Basarnas Bone, Andi Abraham Sultan mengatakan pihaknya melakukan penyelaman ke dasar sungai. Dilokasi, pencarian sempat mengalami kendala karena derasnya sungai dan tingginya air.

"Kita terima laporan tadi dan anggota langsung ke lokasi. Sementara ini, cuaca di Bone besar dan berdampak meluapnya sungai kemungkinan akan berkepanjangan hingga Agustus mendatang," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Beberapa Tahapan yang...
Beberapa Tahapan yang Dirasakan Tubuh Saat Meninggal Tenggelam
Hendak Menjala Ikan...
Hendak Menjala Ikan di Bendungan, Pelajar SMP di Bone Tewas Tenggelam
2 Hari Tenggelam di...
2 Hari Tenggelam di Kali Bayur, Musa Ditemukan Meninggal Dunia
Hendak Selfi, Pengunjung...
Hendak Selfi, Pengunjung Pantai Logending Kebumen Tenggelam
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Terpeleset, Dua ABG...
Terpeleset, Dua ABG Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Upper Komering
Berita Terkini
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
17 menit yang lalu
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
1 jam yang lalu
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
1 jam yang lalu
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
2 jam yang lalu
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
2 jam yang lalu
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
3 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved