Cuaca ekstrim, antrian di Pelabuhan Merak mengular

Jum'at, 14 Juni 2013 - 08:11 WIB
Cuaca ekstrim, antrian...
Cuaca ekstrim, antrian di Pelabuhan Merak mengular
A A A
Sindonews.com - Kehadiran Kapal Motor Penumpang (KMP) Port Link, yang melayani penyeberangan Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakeuheni, ternyata tidak mampu mengurai antrean yang terjadi di Pelabuhan Merak. Karena saat cuaca buruk terjadi, KMP Port Link juga mengalami gagal sandar di Pelabuhan Bakaeuni, Lampung.

Pada pukul 03.00 WIB, antrean truk yang terjadi di luar Pelabuhan Merak mengular hingga dua kilometer. Antrean truk kembali memanjang diluar Pelabuhan Merak, hingga dua kilometer tepatnya di Jalan Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Merak Endi Prasetio mengatakan, cuaca ekstrim yang terjadi di Pelabuhan Merak, mengakibatkan kapal-kapal berkapasitas kecil tidak berani untuk melakukan aktivitas bongkar muat penumpang. Sehingga kapal-kapal tersebut tidak melakukan pelayaran.

"Kami berharap cuaca dapat kembali normal sehingga kapal-kapal berkapasitas kecil bisa beroperasi," kata Endi, Jumat (14/6/2013).

Endi menambahkan, akibat cuaca ektrim itu juga kapal besar seperti KMP Port Link mengalami gagal sandar di Pelabuhan Bakaeuni, Lampung. Untuk itu, Endi mengaku akan berhati-hati dalam memberikan izin berlayar kepada kapal-kapal yang akan beroperasi, untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Informasinya KMP Port Link juga mengalami gagal sandar di Bakaeuni," tambahnya.

Endi juga melanjutkan, akan melakukan perbaikan jadwal kapal. Sebab, KMP Port Link diakui telah mengganggu jadwal kapal lainnya. Hal itu dikarenakan, KMP Port Link belum dapat menyesuaikan pengoperasianya dengan dermaga yang ada di Pelabuhan Merak.

"KMP Port Link ini jadwal bongkarnya lebih lama, jadi kami akan segera kembali melakukan perbaikan jadwal agar tidak mengganggu kapal lainnya," ujarnya.

Endi berharap, cuaca di Pelabuhan Merak dapat kembali normal sehingga dapat menambah armada kapal untuk dapat beroperasi kembali, dan dapat mengurai antrean kendaraan yang terjadi saat ini.

"Sekarang ada 24 kapal yang beroperasi, namun karena cuaca kurang baik, kapal-kapal itu kesulitan bersandar," harapnya.

Sementara itu, Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario Sardadi mengatakan, dirinya tidak mengetahui gagal sandarnya KMP Port Link di Pelabuhan Bakaueni, Lampung.

Namun, dia menjelaskan jika kondisi perairan di Pelabuhan Bakaeuni, Lampung jauh lebih ektrim dari kondisi perairan Pelabuhan Merak.

"Itu bisa saja, karena perairan disana jauh lebih ekstrim. Tapi saya belum mengetahui kabar tersebut," katanya.
(stb)
Berita Terkait
Selain Nenek Tariyah,...
Selain Nenek Tariyah, Ini Catatan Kecelakaan di Pelabuhan Merak
Bambang Haryo Sebut...
Bambang Haryo Sebut Banyak Pengusaha Penyeberangan Terancam Bangkrut
Dua Pencuri dengan Modus...
Dua Pencuri dengan Modus Tawarkan Travel di Terminal Merak Dibekuk Polisi
Suasana Dermaga 2 Pelabuhan...
Suasana Dermaga 2 Pelabuhan Merak Banten Jelang Sahur
Tarif Angkutan Pelayaran...
Tarif Angkutan Pelayaran Belum Naik, Pengusaha Kapal Kembali Demo Kantor BPTD
Ratusan Kendaraan Padati...
Ratusan Kendaraan Padati Pelabuhan Merak Banten
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
21 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved