Merasa terancam, Pasutri laporkan Debt Collector

Selasa, 11 Juni 2013 - 20:35 WIB
Merasa terancam, Pasutri...
Merasa terancam, Pasutri laporkan Debt Collector
A A A
Sindonews.com - Resah lantaran kerap disambangi dan diancam debt collector, atau penagih hutang, pasangan suami istri (Pasutri) Riski (42) dan Rita (50) membuat laporan tindakan premanisme ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Metro Jaya.
Ditemui usai membuat laporan, Riski mengatakan, tindakan premanisme yang dilakukan puluhan debt collector di kediamannya di Jalan Tanjung Duren, Jakarta Barat sudah terjadi sejak bulan lalu.

Alasan mereka baru melaporkan kejadian ini, karena puluhan debt collector tersebut merusak kaca jendela dan garasi rumah.

"Sebenernya sudah dari sebulan lalu kita didatangi dan sempat diancam. Namun hari ini yang paling parah. Rumah kita dirusak mereka, bahkan ketiga anak saya diancam akan dipotong lehernya," jelasnya kepada wartawan.

Ia membeberkan, puluhan debt collector itu pagi tadi datang secara tiba-tiba ke kediamannya dengan melompat pagar dan memecahkan kaca. Begitu berhasil masuk ke dalam rumah, mereka menyatakan tidak takut dengan kepolisian dan mengancam.

"Para debt collector itu bukan suruhan pihak Bank tempat saya berhutang. Tapi atas suruhan Mr X, yang meminta saya segera mengosongkan rumah dan membayar utang dan bunganya sebesar Rp3 miliar," bebernya.

Riski mengaku, awalnya Mr. X dan dirinya berteman. Bahkan Mr. X pula yang memfasilitasi dan memberikan arah kepadanya agar berhutang ke Bank, dan menginvestasikan uang ke usaha pembangunan rumah yang ternyata fiktif.

"Saya mau bayar hutang di Bank dan sudah siapkan uang Rp2 milyar. Tapi debt collector ini mintanya Rp3 milyar. Rumah, kami jaminkan ke bank untuk usaha pembangunan rumah cluster yang juga fiktif. Selama rumah jadi jaminan, saya tetap bayar cicilan bunga, asuransi, dan lainnya," ungkapnya.
(stb)
Berita Terkait
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Sahroni Nilai Aksi Premanisme...
Sahroni Nilai Aksi Premanisme dalam Dunia Usaha Harus Diberantas
Polda Jateng Sebut Penyerangan...
Polda Jateng Sebut Penyerangan Hajatan di Solo Aksi Premanisme
Oknum Pendukung Danny-Fatma...
Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
Dugaan Aksi Premanisme...
Dugaan Aksi Premanisme Hambat Pembangunan Smelter Nikel di Kolaka
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
25 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved