Polisi minta warga Pasuruan tak percayai isu penyerangan

Senin, 10 Juni 2013 - 17:54 WIB
Polisi minta warga Pasuruan...
Polisi minta warga Pasuruan tak percayai isu penyerangan
A A A
Sindonews.com - Masyarakat Kota Pasuruan diminta untuk tidak terprovokasi atas beredarnya isu-isu penyerangan dan balas dendam yang tidak jelas asal-usulnya. Penyebaran isu melalui SMS berantai tersebut telah mengakibatkan keresahan dimasyarakat.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Asep Akbar Hikmana, mengungkapkan, beredarnya isu penyerangan oleh warga Pasrepan Kabupaten Pasuruan ke kawasan Kota Pasuruan pada kenyataannya hanyalah isapan jempol belaka. Masyarakat yang sudah terlanjur termakan isu menjadi korban atas ketidak nyamanan tersebut.

"Kami menghimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak jelas. Selama ini situasi di Kota Pasuruan sudah sangat kondusif dan terjaga keamanannya," kata Kapolres Pasuruan Kota Asep Akbar Hikmana, Senin (10/5/2013).

Menurut Kapolres Asep Akbar, era tehnologi dan informasi yang berkembang pesat saat ini, memudahkan seseorang untuk menyebar isu kepada masyarakat lainnya. Semakin banyak isu disebarkan, semakin besar pula dampak yang dirasakan masyarakat.

"Akibat beredarnya isu yang jelas, masyarakat menjadi resah. Urat nadi perekonomian menjadi terhenti. Para pedagang juga banyak yang merugi," kata Asep Akbar Hikmana.

Aparat kepolisian, lanjut Kapolres Asep Akbar, memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Secara berkala, aparat kepolisian juga berkewajiban untuk menjalankan fungsi-fungsi keamanan dimasyarakat, diantaranya dengan meningkatkan patroli.

Sementara itu, Ketua FPDIP DPRD Kabupaten Pasuruan, Eko Suyono, menandaskan, beredarnya isu penyerangan warga Pasrepan ke kawasan Kota Pasuruan tidak perlu dibesar-besarkan. Menurut Eko yang juga warga asal Pasrepan, beredarnya isu tersebut justru tidak seheboh yang diterima masyarakat Kota Pasuruan.

"Masyarakat Pasrepan justru tenang-tenang saja. Sebelumnya memang ada kabar niatan untuk melakukan balas dendam. Tapi situasi itu justru berhasil diredam tokoh masyarakat," kata Eko Suyono.

Menurutnya, pangkal persoalan munculnya isu karena buntut peristiwa pembunuhan seorang warga Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan oleh geng motor yang diduga berasal dari Kota Pasuruan. Agar situasi tidak semakin memanas, aparat kepolisian harus segera mengungkap dan menangkap pelaku tersebut.
(rsa)
Berita Terkait
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Cegah Bentrok, Bupati...
Cegah Bentrok, Bupati Tapsel Minta Jajarannya Peka Situasi Keamanan
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
35 menit yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
14 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
15 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved