Jatanras Polda menduga penembak Tito pembunuh bayaran

Selasa, 04 Juni 2013 - 15:03 WIB
Jatanras Polda menduga...
Jatanras Polda menduga penembak Tito pembunuh bayaran
A A A
Sindonews.com – Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmi Santika menduga, pelaku penembakan Tito Refra Kei di dekat rumahnya di Perumahan Titian, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat adalah pembunuh terlatih.

Berdasarkan analisa Helmi, Pelaku menembak Tito dari jarak dekat sekitar dua hingga lima meter. Selain itu, motifnya jelas bukan perampokan. Karena tidak ada barang-barang pribadi korban yang diambil oleh pelaku usai menembak adik kandung ketua Angkatan Muda Kei (Amkei) itu.

"Motif pembunuhan sedang didalami oleh penyidik. Termasuk motif sakit hati atau dendam yang dilakukan oleh musuh korban,” kata Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmi Santika, Selasa (4/6/2013).

Perwira tinggi melati dua ini mengaku, pelaku dipastikan seseorang yang memilik nyali besar. Alasannya, dia berani masuk dan menembakan Tito di lingkungan tempat tinggalnya dan melakukan dengan tenang dihadapan rekan-rekan korban.

“Pelaku diduga seorang penembak yang terlatih, sebab langsung tepat sasaran dan mematikan. Bisa dikatakan one shoot one kill. Seorang sipil biasa belum tentu bisa melakukan hal itu dan mematikan sasaran, dengan sekali tembakan," kata Helmi.

Pelaku juga diduga telah melakukan peninjauan lokasi terlebih dahulu, sebelum aksi tersebut terjadi. Atau bisa juga ada orang yang memberitahu jika Tito tengah berada di warung kopi. Pelaku juga diduga telah mengikuti Tito, dan kebiasanya termasuk senang menggunakan motor trail untuk berkeliling di lingkungannya itu.

"Jadi ada kemungkinan patokannya, ada motor Tito pasti ada orangnya disana," tambah Helmi.

Ketika disinggung mengenai pelaku merupakan seorang pembunuh bayaran, Helmi belum bisa memastikan karena pelaku belum tertangkap.

"Kalau kemungkinan (Pembunuh bayaran) bisa-bisa saja, kan masih kemungkinan dan itu yang sedang kami dalami. Kalau pun memang benar pembunuh bayaran, penyidik harus cari tahu dari pelaku, dia menembak korban atas perintah siapa," jelasnya.
(stb)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved