Kisruh PTPN berlanjut, warga tak mau tinggalkan lokasi

Selasa, 23 April 2013 - 14:28 WIB
Kisruh PTPN berlanjut,...
Kisruh PTPN berlanjut, warga tak mau tinggalkan lokasi
A A A
Sindonews.com - Kisruh PTPN XIV kian berlanjut. Hingga hari ini, perusahaan BUMN tersebut masih diduduki warga. Warga mengaku baru akan meninggalkan kantor PTPN setelah ada kejelasan terkait lahan 2.000 hektare.

Sementara itu, hingga kini belum ada keputusan dari pemerintah kabupaten terkait lahan tersebut dengan alasan masih dalam proses di pemerintah pusat.

"Hingga saat ini belum ada pelepasan dari pemerintah dan keputusan dari pemerintah pusat terkait lahan 2.000 hektare tersebut, meskipun bupati sudah memperjuangkan hal itu," kata Asisten II Bidang ekonomi Pembangunan Pemkab Wajo Andi Sederhana usia mengikuti rapat Muspida terkait kasus tersebut di Kantor Bupati, Selasa (23/4/2013).

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat dengan Muspida menyebutkan agar bagaimana aset negara yang telah diduki massa tersebut bisa diamankan. Pihak Pemkab Wajo meminta agar pengamanan di PTPN XIV Desa Ciromani, Kecamatan Keera, dilaksanakan dengan baik.

"Pak Kapolres tadi bilang akan tetap melakukan pengamanan dengan tindakan persuasif dan berusaha agar tidak ada korban," katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap agar masyarakat legowo dan mundur terlebh dahulu karena pelepasan tanah tersebut masih berproses di pemerintah pusat.

"Kalau bisa masyarakat legowolah, karena kalau terus diduduki aktifitas disana kan lumpuh dan tentu negara yang akan rugi karena ini perusahaan BUMN," katanya.

Sementara itu Kapolres Wajo AKBP Masrur mengaku jika hingga kini warga masih menduduki PTPN XIV. Kendati demikian, kondisi masih tetap kondusif.

"Masyarakat masih dalam PTPN dan tetap menuntut kejelasan lahan 2.000 hektare yang sudah di janjikan pemda. Saat ini situasi masih kondusif," katanya.

Akibat pergerakan massa tersebut sejak tanggal Sabtu 20 april, aktivitas di PTPN XIV lumpuh total. Hal ini dikarenakan seluruh karyawan PTPN diusir oleh massa yang berasal dari Desa Ciromani, Desa Awo, Desa Awota, Desa Paojepe, dan Kelurahan Ballere, Kecamatan Keera.
(rsa)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved