Gubernur Aceh kukuh Qanun sesuai aturan

Rabu, 17 April 2013 - 22:20 WIB
Gubernur Aceh kukuh...
Gubernur Aceh kukuh Qanun sesuai aturan
A A A
Sindonews.com - Gubernur Nangroe Aceh Darusalam, Zaini Abdullah tetap bersikukuh bahwa pembuatan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 mengenai Bendera dan Lambang Aceh sudah sesuai aturan yang berlaku.

Hal demikian pun telah disampaikannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat dipanggil ke Wisma Negara, Jakarta, sore tadi.

"Kami berikan klarifikasi waktu itu bapak Presiden menanyakan bagiamana persoalan tentang bendera dan lambang. Jadi itu semua kita telah memberikan jawaban sebenarnya persis seperti apa yang telah terjadi komunikasi diantara pemerintah Aceh dan DPRA dengan pihak Kemendagri dan juga Menkopolhukam kemarin," ujar Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di Kompleks Sekretariat Negara (Setneg), Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Jadi, kata dia, pada prinsipnya, jawabannya kepada SBY tadi sore masih sama seperti bertemu dengan pihak Kemendagri dan Kemenkopolhukam beberapa waktu lalu.

"Karena dalam hal ini kita mencari solusi damai di Aceh. Poin of view yang tidak sama sekarang. Itu akan dicari solusinya supaya dapat titik solusi yang sama. Untuk ini, kami juga bersepakat untuk bertemu di masa depan dan kita cooling down dulu,"katanya.

Menurutnya, masalah Qanun tersebut merupakan hal yang sensitif. "Kita mencoba mencari solusi, ingat saja peristiwa di Aceh sudah cukup lama konflik di Aceh sampai 20 tahun, tapi bisa kita slesaikan dalam waktu enam bulan. Kalau soal ini kenapa tidak bisa. Insya allah," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa pembuatan qanun tersebut disepakati juga oleh sejumlah Partai Politik (Parpol) Nasional.

"Jadi satu instansi yang disitu bukan saja diiyakan oleh partai Aceh, tapi oleh partai Nasional. Ada Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, Partai Aceh, jadi semua secara aklamasi. Ini yang saya kira tidak perlu ditindaklanuti, nanti ada lanjutannya. Cooling down dulu," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Kombatan GAM yang Pernah...
Kombatan GAM yang Pernah Dididik di Libya Gelar Silaturahmi, Polisi Siaga Satu
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik TNI Turun Tangani Aksi Demo di Aceh Utara
Profil Ishak Daud, Panglima...
Profil Ishak Daud, Panglima GAM yang Disegani pada Zamannya
ST Burhanuddin Pernah...
ST Burhanuddin Pernah Diancam GAM hingga Dibilang Mirip Suami Inul
TNI Sayangkan Narasi...
TNI Sayangkan Narasi Represif soal Larangan Pengibaran Bendera GAM di Aceh: Tak Sesuai Fakta di Lapangan
Profil Danrem 011 Kolonel...
Profil Danrem 011 Kolonel Ali Imran, Perwira Kopassus yang Viral Bubarkan Konvoi Berbendera GAM
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
3 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
3 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
3 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
6 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
7 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved