DPRD minta Hati bertanggungjawab atas kerusuhan Palopo

Selasa, 02 April 2013 - 15:14 WIB
DPRD minta Hati bertanggungjawab...
DPRD minta Hati bertanggungjawab atas kerusuhan Palopo
A A A
Sindonews.com - Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) M Roem, meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku kerusuhan Pilwalkot Palopo yang terjadi Minggu 31 Maret 2013, lalu.

Menurutnya, dengan penindakan tersebut, akan ada efek jera dari para pelaku dan sebagai shok terapi kepada masyarakat agar kejadian seperti itu tak kembali terulang di kemudian hari.

“Tidak cukup dengan meminta maaf, pelaku harus ditindak, tegas,” ujar Roem, di DPRD Sulsel, Selasa (2/4/2013).

Dia menyebutkan, rusuh Palopo seharusnya sudah diantisipasi sejak awal. Apalagi Pilwalkot ini berbeda dengan Pilgub, karena kandidat dan warga memiliki ikatan emosional yang sangat dekat. Jikapun terjadi hal demikian, lanjutnya, kandidat yakni Haidir Basir-Tamrin (Hati) dinilai sebagai sosok harus bertanggungjawab.

“Seharusnya, kalau memang tidak terima dengan keputusan KPU, kandidat yang kalah (Hati) harusnya menempuh jalur MK, dan bukan dengan cara kekerasan," ujar mantan Bupati Sinjai dua periode itu.

Maka itu, dirinya sangat mengecam aksi brutal yang dilakukan salah satu kandidat tersebut. Pasalnya, kejadian itu dinilai sangat merugikan semua pihak, terutama rakyat Kota Palopo, karena sejumlah kantor pemerintahan rusak sehingga tak mampu melakukan pelayanan secara normal.

Seperti diberitakan sebelumnya, pendukung Hati, calon wali kota Palopo yang kalah dalam Pilkada mengamuk dan membakar sejumlah gedung perkantoran. Kantor wali kota Palopo tak luput dari kemarahan massa dan ludes terbakar.

Selain itu, beberapa gedung perkantoran, Kantor KPU, Kantor Panwaslu, Kantor Golkar, Kantor Redaksi Harian Palopo Pos, Kantor Dinas Perhubungan, dan Kantor Akademi Keperawatan (Akper) milik Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Dalam aksi massa tersebut, dua bus dinas perhubungan, dua mobil dinas lainnya dan puluhan sepeda motor tak luput dari aksi pembakaran yang dilakukan para massa anarkis tersebut.
(rsa)
Berita Terkait
Putri Dakka Maju Cawalkot...
Putri Dakka Maju Cawalkot Palopo 2024, PDIP: Terbukti Peduli Rakyat
HUT ke-20 Palopo, Ini...
HUT ke-20 Palopo, Ini Harapan Wali Kota, Ketua DPRD dan Kapolres
Golkar Dorong Ketua...
Golkar Dorong Ketua DPD Wajo dan Palopo Maju di Pilkada 2024
Meski Ditolak, Dinas...
Meski Ditolak, Dinas PUPR Tetap Lanjutkan Proyek Kantor DPRD Palopo
Bahas LKPJ, Dewan Pertanyakan...
Bahas LKPJ, Dewan Pertanyakan Penurunan PAD dan Realisasi Fisik
Wali Kota Resmikan Polsubsektor...
Wali Kota Resmikan Polsubsektor Wara Barat Kota Palopo
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
35 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved