10 persen WNA di Jaksel ilegal

Minggu, 31 Maret 2013 - 19:47 WIB
10 persen WNA di Jaksel...
10 persen WNA di Jaksel ilegal
A A A
Sindonews.com - Kepala Imigrasi Jakarta Selatan, Sumadi Maryoto mengutarakan, selama bekerja di Indonesia, tak sedikit dari WNA ini yang menyamarkan pekerjaan. Salah satu contoh kasusnya, ada warga asing dari India yang bekerja sebagai guru asing namun disamarkan menjadi penjaga perpustakaan.

"Untuk mendapatkan pekerjaan, banyak warga asing yang menyamar saat bekerja dengan harapan bisa lolos dari pemeriksaan petugas Imigrasi," katanya, Minggu (31/3/2013).

Di beberapa kasus, kata Maryoto, ada pula WNA yang berkedok turis Mancanegara, padahal berprofesi sebagai model majalah atau iklan di negara ini. Belakangan, petugasnya juga menangkap seorang tenaga medis asal Cina yang dalam dokumennya menyamar sebagai tenaga pemasaran.

"Aksi tipu-tipu WNA ini agar bisa terhindar dari pajak ketenagakerjaan. Karena warga asing yang bekerja di Indonesia dikenakan pajak hingga Rp11 juta pertahun, di luar pajak bulanan," jelasnya.

Menurutnya, pemalsuan dokumen tersebut biasanya dilakukan pihak sponsor yang membawa tenaga asing. Bahkan, tak jarang warga asing yang mengetahui pemalsuan dokumen dari pihak sponsor.

"Kadang malah melibatkan biro yang mengurusi surat-surat," singkatnya.

Ia melanjutkan, pemalsuan dokumen sperti ini tentu saja melanggar Undang-Undang Keimigrasian dengan ancaman hukuman bisa pidana maksimal lima tahun dan ganjaran dideportasi. Sepanjang 2012, Imigrasi Jakarta Selatan telah memulangkan 128 WNA dari Indonesia ke negara asalnya.

"Kebanyakan kasusnya karena memalsukan identitas diri," pungkasnya.

Jumlah pelanggar ini, sambung Maryoto, diprediksi meningkat di tahun 2013. Bukti, terhitung hingga Maret tahun ini, pihaknya sudah mendeportasi 44 WNA.

Kebanyakan dari mereka berasal dari warga Asia seperti Korea dan Cina. Jumlah pelanggaran tersebut dipicu karena semakin meningkatnya warga asing yang tinggal di Jakarta.
(stb)
Berita Terkait
Politikus Muslim Sadiq...
Politikus Muslim Sadiq Khan Kembali Terpilih sebagai Walikota London
Hari Pertama Jadi Pj...
Hari Pertama Jadi Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi: Saya Harus Adaptasi Dulu
Pelantikan Wali Kota...
Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Dijadwalkan Juli
Wali Kota Malang Siapkan...
Wali Kota Malang Siapkan 5 Strategi Hadapi Pandemi Covid-19
Gibran Rakabuming Tinjau...
Gibran Rakabuming Tinjau Vaksinasi Pedagang di Pasar Gede
Wali Kota Bekasi Rahmat...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Dihukum 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved