Sejumlah situs sejarah di Wajo memprihatinkan

Jum'at, 22 Maret 2013 - 16:54 WIB
Sejumlah situs sejarah...
Sejumlah situs sejarah di Wajo memprihatinkan
A A A
Sindonews.com - Sejumlah situs sejarah yang ada di Kabupaten Wajo mulai kritis. Hal ini disebabkan adanya aktivitas warga di sekitar situs sejarah yang bisa mengancam kondisi dan posisi situs.

Situs sejarah yang membutuhkan perhatian lebih hingga saat sekarang ini adalah Mushollah (Mesjid tua) yang ada di Desa Tosora. Selain itu Situs Geddongge, dan Allangkanangge yang juga dalam mulai memperihatinkan.

Ketua Komisi III DPRD Wajo Agustan Ranreng mengatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah harus menanganinya dengan segera, karena dikhawatirkan kalau dibiarkan berlarut-larut situs tersebut bisa saja hilang.

"Kami akan sharing dengan Dispora terkait persaolan tersebut, karena selain Situs Geddongnge masih banyak situs lain yang juga memprihatinkan dan perlu pembenahan di Tosora. Jadi harus ada pembenahan di sekitar situs sebagai bukti sejarah bahwa di Tosora lah asal mulanya Wajo," katanya.

Sementara itu, Staf Bidang Sejarah Disporabudpar Kabupaten Wajo, Aldi, membenarkan adanya aktivitas warga tersebut. Menurutnya, aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat itu sangat bembahayakan keberadaan situs karena akibat dari aktivitas seperti berkebun itu bisa merubah kondisi situs dan lokasi situs.

Dia mengatakan kritisnya sejumlah situs yang ada dikabupaten Wajo itu disebabkan adanya aktivitas warga di lokasi situs yang sebenarnya tidak diperbolehkan karena berkaitan dengan sejarah.

"Upaya untuk menyelamatkan sistus sejarah itu, pemerintah sudah membuat rancangan peraturan daerah terkait cagar budaya dan saat ini rancangan peraturan daerah itu sudah ada dibagian perundang-undangan Setda Wajo dan diharapkan dalam waktu dekat bisa dikaji oleh DPRD kemudian ditetapkan menjadi perda," kata Aldi.

Aldi mengatakan, perda cagar budaya harus diperhatikan karena ini berkaitan dengan lingkungan dan perda cagar budaya juga berkaitan dengan cagar budaya itu berhubungan dengan sejarah pembentukan kabupaten Wajo.

"Bahkan sejumlah situs yang ada di Wajo itu ada kaitannya dengan pembentukan Sulawesi Selatan pada umumnya," kata Aldi.

Sementara Wakil Bupati Wajo Amran, yang dimintai tanggapannya terkait hal tersebut mengatakan, Pemkab akan tetap memperhatikan situs sejarah yang ada. Kedepan selain memperhatikan infrastruktur situs sejarah juga akan tetap menjadi perhatian.

"Tentu kita akan upayakan sinergikan dengan program lain, karena situs sejarah tidak boleh hilang," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Penyelamatan Situs Makam...
Penyelamatan Situs Makam Kuno Kerajaan Aceh
10 Peninggalan Kerajaan...
10 Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Ditemui Keberadaannya hingga Sekarang
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Kisah Sri Jayanasa,...
Kisah Sri Jayanasa, Pendiri Kerajaan Sriwijaya yang Membangun Taman Indah
Baru Ditemukan, Situs...
Baru Ditemukan, Situs Kerajaan Mesir Kuno di Gunung Sinai
Candi atau Patirtan,...
Candi atau Patirtan, Situs Gedog Blitar Masih Misteri
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved