Ciamis bakal kehilangan PAD pariwisata Rp3 M

Senin, 18 Maret 2013 - 21:29 WIB
Ciamis bakal kehilangan...
Ciamis bakal kehilangan PAD pariwisata Rp3 M
A A A
Sindonews.com – Setelah Daerah Otonomi Baru (DOB) Pandaran resmi menjadi kabupaten, bisa dipastikan Kabupaten Ciamis bakal kehilangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata mencapai Rp3 miliar.

Selain sektor wisata, masih banyak sektor PAD lain yang kemungkinan akan hilang. Diantaranya, PAD pajak daerah, pajak bumi dan PBB serta sumber lain seperti pajak reklame, hotel dan restoran. Termasuk PAD dari 10 kecamatan yang tersebar di Ciamis Selatan.

“Kalau dihitung total, nilainya bisa mencapai Rp12 miliar. Tapi, yang sudah pasti dari sektor wisata hilang Rp3 miliar,” terang Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis Oman Rochman, Senin (18/3/2013).

Oman menambahkan, untuk menutup berkurang beberapa PAD tersebut, Pemkab Ciamis telah menyiapkan berbagai langkah upaya dan strategis dalam menggali berbagai potensi yang akan menghasilkan PAD terutama potensi wisata di Ciamis utara maupun tengah bakal dikelola lebih maksimal.

“Dari sektor pariwisata, beberapa potensi pariwisata yang bakal dikembangkan adalah wisata minat khusus seperti di Astana Gede Kawali, Situ Panjalu atau Situ Lengkong, Cagar Budaya Karang Kamulyan serta berbagai lokasi wisata lain yang masih banyak bisa digali untuk dikembangkan,” beber Oman.

Oman menyebutkan, agar lebih efektif pengembangan sejumlah objek wista yang ada di Ciamis itu tidak sebatas pengembangan ekstentisikasinya saja. Tetapi, juga harus dikembangkan intensifikasi seluruh potensi PAD-nya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis Agus Yani menambahkan, untuk menambah daya tarik kunjungan wisata di Ciamis nanti, nuansa kebudayaan juga akan menjadi magnet khusus bagi pariwisata di Ciamis.

Ia membeberkan, di Panjalu ada budaya ‘nyangku’, di Ciomas ada ‘nyepuh’, di Karangkamulyan ada ‘ngikis’ di Astana Gede ada ‘nyiar lumar’ dan masih banyak kebudayaan lain yang bisa menyedot wisatawan.
(ysw)
Berita Terkait
Bupati Yaatulo Bicara...
Bupati Yaatulo Bicara Potensi Kabupaten Nias Jadi Provinsi Kepulauan
Pemekaran Papua Bentuk...
Pemekaran Papua Bentuk Keseriusan Pemerintah Membangun Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Sulut: Pemekaran...
Gubernur Sulut: Pemekaran Bukan untuk Memisahkan Wilayah, tapi Mendekatkan Pelayanan Publik
DPR Sahkan Usulan 3...
DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi
Waketum PKN Dukung Pemekaran...
Waketum PKN Dukung Pemekaran Provinsi Maluku
Usai Penetapan 3 Provinsi...
Usai Penetapan 3 Provinsi Baru, Papua Aman dan Kondusif
Berita Terkini
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
34 menit yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
1 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
11 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved