Gerah dituding korup, Kapolda Sulselbar sambangi DPRD

Senin, 11 Maret 2013 - 16:07 WIB
Gerah dituding korup,...
Gerah dituding korup, Kapolda Sulselbar sambangi DPRD
A A A
Sindonews.com - Kapolda Sulselbar Irjen Pol Mudji Waluyo, menyerahkan langsung daftar penggunaan anggaran pengamanan selama Pilgub Sulsel ke DPRD Sulsel, Senin (11/3/2013).

Daftar penggunaan anggaran yang dibuat dalam bentuk buku, diterima langsung ke Ketua DPRD Sulsel Roem yang disaksikan unsur pimpian Dewan dan anggota Komisi A DPRD Sulsel di Gedung Tower DPRD Sulsel itu, sebagai bentukbantahan atas tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya selama ini, atas dugaan peneyelewengan dana pengamanan.

“Tidak ada dana Rp9 miliar seperti yang dituduhkan ke saya. Dalam daftar penggunaan anggaran ini sudah lengkap hasil audit dari BPK, dan juga bukti dari bank,” jelas Mudji saat rapat di DPRD Sulsel, Senin (11/3/2013).

Dia menyebutkan bahwa, semua penggunaan anggaran sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme. Namun, jika buku penggunaan anggaran tersebut masih belum dapat dipercaya, dia bersedia untuk diaudit.

Dia juga menyebutkan bahwa, pihaknya telah mengembalikan dana pengamanan debat kandidat tahap ke II sekira Rp200 juta yang batal dilaksanakan. Sayangnya, Mudji bungkam saat ditanya wartawan mengenai total anggaran yang digunakan untuk pengamanan.

Ketua Komisi A, Ajiep Padidang mengatakan, pihaknya memang sudah menerima daftar penggunaan anggaran dari Kapolda. Secara teknis, kata Ajiep memang Polda tidak harus menyampaikan penggunaan anggarannya ke DPRD, kecuali ke Pemprov karena itu merupakan dana hibah. Namun, legislator asal Golkar tersebut mengaku salut dengan langkah Polda tersebut

“Dari buku yang diserahkan ke kami penggunaan anggarannya sekitar Rp26 miliar dari total Pagu anggaran sekitar Rp27 miliar. Sementara jelang pelantikan hingga pelantikan gubernur terpilih sekitar Rp3,8 miliar,” jelas Ajiep.

Hanya saja untuk anggaran pelantikan tersebut masih dibahas antara Polda dengan Bagian Keuangan Pemprov. Ketua DPRD Sulsel M Roem juga menyebutkan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Polda tersebut, sebagai bentuk keterbukaan informasi.
(ysw)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
30 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
10 jam yang lalu
Infografis
Mengapa Nasi Dituding...
Mengapa Nasi Dituding sebagai Masalah Utama Diabetes?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved