Pemerintah harus perbaiki kesejahteraan TNI

Jum'at, 08 Maret 2013 - 10:53 WIB
Pemerintah harus perbaiki...
Pemerintah harus perbaiki kesejahteraan TNI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah diminta segera memperbaiki kesejahteraan prajurit TNI karena dugaan sementara kecemburuan sosial yang melatar belakangi penyerangan TNI terhadap markas Polres di Ogan Komering Ulu (OKU), Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel).

"Pemerintah harus segera ambil kebijakan terobosan untuk memperbaiki kesejahteraan prajurit TNI. Kenapa ? Karena berbagai bentrok yang melibatkan oknum prajurit TNI dengan oknum aparat polisi juga dilatari oleh akumulasi kesenjangan dan kecemburuan sosial antar mereka," ujar Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq melalui rilisnya, Jumat (8/3/2013).

Kecemburuan itu muncul sejak era reformasi yang ditandai pemisahan institusi Polri dan TNI. Kondisi itu tercermin dari minimnya anggaran bagi TNI sehingga banyak alutsista TNI sudah usang dan tidak memadai.

"Begitupun dari sisi sarana-prasarana semisal kendaraan dan perumahan dinas yang sangat minim dan lamban proses peremajaannya. Aspek kesejahteraan lain yang memprihatinkan adalah penghasilan prajurit dari gaji dan tunjangan yang pas-pasan," tukasnya.

Sementara salah satu tuntutan reformasi adalah TNI harus melepas semua bisnisnya. Pada sisi berbeda, Polri justru dipersepsikan sebaliknya. Sarana-prasarana serta penghasilannya jauh lebih baik.

"Kami bisa dengan mudah membandingkannya di lapangan. Kondisi ini yang salah satunya secara akumulatif membentuk persepsi kesenjangan dan kecemburuan antara TNI dan Polri," tukasnya.

Kata Mahfudz, Komisi I DPR RI pernah mengusulkan kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Mabes TNI untuk menyusun renstra pemenuhan kesejahteraan TNI meliputi sarana-prasarana, fasilitas dan standar penghasilan prajurit.

"Tapi ini baru akan selesaikan satu dari sekian variabel yang melatari kasus-kasus bentrok antara oknum prajurit TNI dengan oknu aparat polisi. Masih ada pe-er lainnya," pungkas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
(lns)
Berita Terkait
Korban Penyerangan,...
Korban Penyerangan, Kondisi Wakapolres Karanganyar dan Sopirnya Membaik
Pelaku Penyerangan Wakapolres...
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Setelah Ditembak 3 Kali
Rusak Diserang Massa,...
Rusak Diserang Massa, Polisi dan Warga Kerja Bakti Bersihkan Mapolsek Sugai Pagu
Wakapolres Karanganyar...
Wakapolres Karanganyar Selamat dari Serangan OTK
Briptu Mario Sanoy Gugur...
Briptu Mario Sanoy Gugur Dibunuh di Dalam Pos Polisi yang Diserang Sejumlah Orang
Penjagaan Diperketat...
Penjagaan Diperketat Usai Penyerangan Polisi di Cemoro Kandang
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
50 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved