Dipungli, sopir AKDP resah

Senin, 25 Februari 2013 - 09:17 WIB
Dipungli, sopir AKDP...
Dipungli, sopir AKDP resah
A A A
Sindonews.com - Sopir mobil Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang melalui rute Kabupaten Maros-Bone resah dengan adanya pungutan liar (pungli) yang berkedok sebagai petugas retribusi. Mereka membuat pos tak jauh dari pintu masuk terminal.

Keberadaan petugas liar tersebut sepertinya sengaja dibiarkan oleh pemerintah setempat. Karena praktik ini sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan apapun dari pemerintah.

Seperti yang terjadi di terminal Maros, keberadaan pos liar di terminal yang hanya beberapa meter dari pos retribusi Dishub melakukan pemalakan. Berbeda dengan di terminal Petta Ponggawae Kabupaten Bone para sopir yang dihadang di depan terminal menyetor uang Rp10 ribu.

Salah seorang sopir Maros-Bone yang diinisialkan MM, mengaku sangat resah dengan keberadaan pos retribusi siluman itu karena tidak memiliki identitas resmi. Menurutnya, para sopir harus menyetor retribusi sebanyak empat kali yakni satu petugas resmi dan tak resmi Maros dan juga di Bone.

"Kalau banyak penumpang yah kita maklumi saja, tetapi kalau sedikit itu mengurangi pendapatan kami. Seharusnya ada tindakan pemerintah atau kepolisian karena kami khawatir jika hal ini terus menerus maka kami akan merugi," harapnya di terminal Bone, Senin (25/2/2013).

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bone, HA Sumardi Suaib, saat dihubungi menjelaskan bahwa dalam penarikan retribusi sopir AKDP hanya membayar retribusi satu kali saja.

"Petugas penartik retribusi juga memakai seragam dan sopir diberi karcis," katanya ketika dihubungi, Senin (25/2/2013).

Mengenai, adanya sopir yang membayar dua kali sekali masuk di terminal, Sumardi Suaib berharap para sopir agar tidak meladeni dan hanya membayar retribusi dengan menggunakan karcis resmi.

"Insya Allah, saya akan tinjau nanti. Tapi yang resmi untuk retribusi ketika ada karcis, selain itu adalah siluman," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
KPK Tahan 4 Tukang Peras...
KPK Tahan 4 Tukang Peras TKA di Kemnaker
Kesal Tak Diberi Uang,...
Kesal Tak Diberi Uang, Preman Ngamuk Lempar Batu Pemilik Toko
Dua Wartawan Gadungan...
Dua Wartawan Gadungan Kena OTT Saat Peras Ketua KUD Rp200 Juta
Viral Melakukan Pemerasan,...
Viral Melakukan Pemerasan, Oknum Serikat Pekerja Ditangkap Polisi
Korban Dugaan Pemerasan...
Korban Dugaan Pemerasan Satpam di Kembangan Akhirnya Buka Mulut
Peras Bos Cafe di Batam,...
Peras Bos Cafe di Batam, 2 Pria Mengaku Wartawan Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
5 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
5 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
6 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
8 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
9 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
10 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved