Remunerasi lebih baik dari kenaikan gaji

Kamis, 21 Februari 2013 - 15:04 WIB
Remunerasi lebih baik...
Remunerasi lebih baik dari kenaikan gaji
A A A
Sindonews.com – Ternyata tak seluruhnya kepala daerah menginginkan gajinya dinaikan. Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo berpendapat, remunerasi lebih baik dari menaikan gaji kepala daerah.

Hasto mengatakan, melihat besaran gaji yang diterima saat ini menaikan nominal gaji kepala daerah memang perlu dilakukan. Dengan catatan, kepala daerah harus mau bekerja keras dan bersungguh-sungguh menyukseskan pembangunan.

“Idealnya memang perlu dinaikan. Soal besaran idealnya berapa saya tidak ingin bicara, karena saya masih baru jadi bupati. Jadi biar yang lebih senior saja yang menyebut nominalnya,” kata Hasto, Kamis (21/2/2013).

Dia menjelaskan, jika semua kepala daerah mau bersikap jujur maka sistem remunerasi jauh lebih baik. Sehingga tambahan gaji yang diterima nantinya ditentukan oleh kinerja, tidak dipukul rata dengan besaran yang sama. Skema ini dinilai lebih fair daripada menaikan gaji secara merata.
Tapi sayang, kata dia, kejujuran menjadi barang yang langka di negara ini.

Sehingga, jika sistem remunerasi yang diterapkan maka dapat dipastikan pada akhirnya akan ada kepala daerah yang mereka membuat rekayasa. Tujuannya tentu saja agar take home pay yang diterima jauh lebih besar dari seharusnya.

“Memang sulit ketika harus menentukan apakah menaikan gaji atau remunerasi. Remunerasi menurut saya lebih baik, kalau semuanya jujur. Tapi kejujuran kan sangat langka di negeri ini. Nanti aka nada saja yang merekayasa,” katanya.

Hasto mengakui, dibanding beban kerja yang diemban kepala daerah, gaji yang diterima belum proporsional. Dan yang menjadi pertanyaan bagaimana besaran gaji dapat meningkatkan kinerja.

“Jawabannya kembali ke remunerasi. Tapi persoalannya tadi, semuanya harus jujur,” pungkasnya.

Saat ini, seorang bupati akan menerima gaji total Rp6,5 juta. Rinciannya, gaji pokok Rp2,1 juta, tunjangan jabatan Rp3,7 juta dan sisanya tunjangan keluarga, tunjangan beras, serta tunjangan PPH. Sedangkan gaji total wakil bupati Rp5,5 juta.
(ysw)
Berita Terkait
Hanya Digaji Rp2,4 Juta/Bulan,...
Hanya Digaji Rp2,4 Juta/Bulan, Ratusan Kades di OKU Tuntut Kenaikan Gaji
481 Kepala Daerah Terpilih...
481 Kepala Daerah Terpilih Ikuti Gladi Kotor Jelang Pelantikan
Beruntung, Lima Zodiak...
Beruntung, Lima Zodiak Ini Diramal Bakal Naik Gaji
Kenaikan Gaji Karyawan...
Kenaikan Gaji Karyawan di Indonesia akan Tetap Stabil di Tahun 2024
Soroti Rendahnya Gaji...
Soroti Rendahnya Gaji Kepala Daerah, KPK: Rawan Godaan Korupsi
Fixed, Kemenkeu Pastikan...
Fixed, Kemenkeu Pastikan Gaji PNS Enggak Naik Tahun Depan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved